Dokter Tifa jadi Saksi Ahli Sidang Citizen Lawsuit Ijazah Jokowi: Saya Mengurus Benda Hidupnya
Tifa mengatakan terkait dengan dokumen ijazah yang menjadi misteri, ia tidak mengurus benda matinya atau ijazahnya.
Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa menjadi saksi ahli dalam sidang Citizen Lawsuit ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri Surakarta, Selasa (24/2). Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Jokowi itu mengaku melengkapi kesaksian 2 temannya, Rismon Sianipar dan Roy Suryo pada sidang sebelumnya.
"Hari ini saya menyampaikan sisi dari ilmu untuk melengkapi apa yang sudah disampaikan oleh dua ahli yang lain ya, yaitu Pak Rismon Sianipar dan Pak Roy Suryo," ujar Tifa.
Tifa mengatakan terkait dengan dokumen ijazah yang menjadi misteri, ia tidak mengurus benda matinya atau ijazahnya. Namun, mengurus pemilik ijazahnya.
"Jadi saya mengurus benda hidupnya. Karena dalam ijazah itu ada benda matinya yaitu dokumen-dokumen, termasuk juga 709 dokumen yang yang mendukung dari adanya ijazah itu yang diklaim oleh Polda Metro Jaya sudah mereka sita. Dan kemudian ada benda hidup yang lupa untuk juga dilakukan penelitian. Nah, ini bagian saya," bebernya.
Tifa menambahkan ada tiga di soal analisis yang digunakannya nanti untuk memberikan penjelasan kepada majelis hakim. Yang pertama adalah ilmu medis, ilmu kedokteran, terutama terkait dengan ilmu ilmu anatomi morfologi.
"Ini yang saya gunakan untuk melakukan identifikasi terhadap foto, foto dari yang ada pada ijazah tersebut ya. Tentu saja saya akan membuat analisis komparasi dengan foto dari Joko Widodo ini ya," katanya.
Singgung Ilmu Perilaku
Yang kedua, lanjut Tifa, adalah ilmu perilaku dan yang terakhir ilmu yang berkaitan dengan dokumen forensik.
Harap Beri Pencerahan
Tifa berharap kehadiran di persidangan Citizen Lawsuit akan semakin memberikan pencerahan dan membuka Mysterium Tremendum.
"Sudah 11 tahun ini ya. Mysterium Tremendum itu adalah sebuah misteri yang terus ditutupi ya, terus ditutupi. Tetapi misteri ini Insya Allah akan dibuka oleh kebenaran ilmu," pungkasnya.