Pesona Tambun Bungai 2026: Kalteng Sukses Dorong Gerakan Bangga Buatan Indonesia
Festival Pesona Tambun Bungai 2026 di Palangka Raya berhasil mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan memamerkan produk UMKM unggulan Kalteng.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sukses menggelar Festival Pesona Tambun Bungai 2026, sebuah inisiatif strategis untuk mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). Acara ini berlangsung meriah di Palangka Raya, menarik perhatian masyarakat luas.
Festival yang dipusatkan di salah satu pusat perbelanjaan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2026. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalteng, Linae Victoria Aden, menyatakan bahwa gelaran ini juga menjadi bagian penting dari perayaan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui Pesona Tambun Bungai, Pemprov Kalteng berupaya memperkenalkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari wastra, kerajinan, hingga kuliner olahan. Bank Indonesia turut memfasilitasi belasan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk-produk inovatif mereka.
Memperkuat Ekonomi Lokal Melalui Produk Unggulan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memiliki komitmen kuat untuk memajukan perekonomian daerah melalui promosi produk lokal. Pj Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden, berharap agar ragam produk unggulan daerah semakin dikenal luas oleh masyarakat. Ini termasuk wastra, kerajinan tangan, makanan dan minuman olahan, serta berbagai produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh UMKM setempat.
Melalui Festival Pesona Tambun Bungai 2026, Pemprov Kalteng menargetkan agar produk-produk ini tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih besar. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menggalakkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Peningkatan daya saing produk lokal diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan pelaku usaha di Kalteng.
Gelaran yang berpusat di salah satu pusat perbelanjaan di Palangka Raya ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Banyak pengunjung yang antusias mendatangi berbagai stan pameran. Mereka juga aktif mengikuti rangkaian kegiatan menarik yang telah disiapkan oleh panitia.
Ragam Inovasi UMKM dan Edukasi Interaktif
Bank Indonesia (BI) memainkan peran krusial dalam menyukseskan Festival Pesona Tambun Bungai 2026 dengan memfasilitasi belasan pelaku UMKM. Para pelaku usaha ini diberikan kesempatan untuk mengakses stan pameran guna memasarkan produk-produk unggulan mereka. Produk yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari wastra, kriya, hingga aneka kuliner khas daerah.
Beberapa produk unggulan yang menarik perhatian pengunjung antara lain adalah benang bintik, atau batik khas Dayak Kalimantan Tengah, yang menampilkan motif-motif unik. Selain itu, berbagai kerajinan tangan dan aksesori kombinasi anyaman rotan juga turut dipamerkan, menunjukkan kreativitas dan kekayaan budaya lokal. Produk-produk ini merupakan representasi nyata dari potensi ekonomi kreatif Kalteng.
Selain pameran produk, festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan menghibur. Acara tersebut meliputi gelar wicara yang inspiratif, beauty class untuk meningkatkan keterampilan, serta lomba peragaan busana yang menampilkan keindahan wastra lokal. Ada pula lomba menganyam rotan, lomba cerdas cermat, edukasi wakaf, dan lomba cangkir barista.
Untuk menambah wawasan pengunjung, diselenggarakan pula bedah buku yang membahas topik-topik relevan dengan pengembangan UMKM dan ekonomi daerah. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat.
Kolaborasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Thomas AM Djiwandono, menjelaskan bahwa kegiatan Pesona Tambun Bungai merupakan bagian dari upaya besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus utama adalah melalui promosi produk unggulan UMKM, peningkatan akses pasar, serta fasilitasi pembiayaan.
Selain itu, festival ini juga bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, yang merupakan salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi yang kuat. Dengan pemahaman keuangan yang lebih baik, pelaku UMKM diharapkan dapat mengelola usahanya secara lebih efektif dan efisien.
Bank Indonesia memiliki harapan besar terhadap keberlanjutan kegiatan semacam ini. Thomas AM Djiwandono menyampaikan bahwa BI tidak hanya melihat festival ini sebagai sarana promosi semata. Lebih dari itu, Pesona Tambun Bungai diharapkan mampu memperkuat kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, para pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Sinergi antara berbagai pihak ini sangat penting dalam mendukung dan mempercepat pertumbuhan perekonomian di Kalimantan Tengah. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, potensi daerah dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan bersama.
Sumber: AntaraNews