Sorot
{{caption}}
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Eks Gubernur BI-Ekonom

{{caption}}
Belajar dari Krisis 2008, Pemerintah Siapkan Antisipasi Hadapi Gejolak Global

{{caption}}
Jang Dong Ju Minta Maaf dan Jelaskan soal Video Melukai Diri Sendiri, Lalu Tutup Akun

{{caption}}
Hasil Dewa United vs Bali United: Serdadu Tridatu Pupus Harapan Banten Warriors

{{caption}}
Mati Lampu Serentak, Sumatra Blackout

{{caption}}
Cerita Lansia di Jepara Jalani Hidup di Rumah 3x5 Meter Bersama 8 Anak

Topik Terkait
{{caption}}
Imbau Masyarakat Tak Panic Buying, BI Pastikan Kebutuhan Dolar AS di Money Changer Masih Terpenuhi

Bank Indonesia (BI) menegaskan bakal terus berupaya menggenjot berbagai kebijakan untuk meredam pelemahan rupiah.

{{caption}}
BI Siapkan Aturan Baru Valas untuk Redam Spekulasi Dolar AS

Bank Indonesia menyiapkan aturan baru pembelian dolar tanpa underlying menjadi USD25 ribu demi menekan spekulasi dan menjaga rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Bakal Batasi Lagi Pembelian Dolar AS, Transaksi Tanpa Dokumen Sudah Menurun

Ruth mengungkapkan nilai transaksi yang sebelumnya berada di kisaran USD76.000 hingga USD78.000 per hari turun menjadi sekitar USD62.000 per hari.

{{caption}}
Gubernur BI: Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Adapun menurutnya, saat ini skor metrik ARA Indonesia masih di atas 100, yang merupakan batas bawah aman minimum.

{{caption}}
FOTO: BI Akan Memperketat Pembelian Dolar AS di Tengah Tekanan Rupiah

Bank Indonesia akan memperketat pembelian dolar AS di pasar domestik sebagai langkah menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global.

{{caption}}
7 Langkah Bank Indonesia untuk Memperkuat Nilai Tukar Rupiah, Sudah Kantongi Izin Prabowo

Tujuh strategi itu, yang pertama, Bank Indonesia terus memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

{{caption}}
BI Komitmen Penuh Optimasi Operasi Moneter Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmen penuh dalam optimasi operasi moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, merespons depresiasi akibat ketidakpastian global dan konflik geopolitik.

{{caption}}
BI Ungkap Fakta DHE SDA: Suplai Dolar Domestik Melonjak, Cadangan Devisa Tak Langsung Terangkat

Bank Indonesia (BI) menyatakan kebijakan DHE SDA sukses tingkatkan suplai dolar di pasar domestik, namun tak serta merta dongkrak cadangan devisa. Mengapa demikian?

{{caption}}
Terungkap, Ini Alasan Sebenarnya Bank Indonesia Terpaksa Masih Tahan Suku Bunga Acuan

Erwin menyatakan, penahanan BI 7 Days Reverse Reporter Rate (BI7DRR) ini juga bermaksud untuk menjaga nilai tukar Rupiah yang tengah dalam tekanan hebat.

{{caption}}
Bukan Hanya Kebijakan BI, Ini Faktor Lain Terkait Pelemahan Rupiah

Terdapat sejumlah faktor lain yang ikut memengaruhi pergerakan rupiah di pasar keuangan global.

{{caption}}
BI Sebut Ekonomi Solo Raya Solid, Pembayaran Digital Menguat

BI Solo menyebut ekonomi Solo Raya tetap solid dengan pertumbuhan 5,39 persen, inflasi terkendali, dan transaksi QRIS meningkat tajam.

{{caption}}
BI Ungkap Strategi Jaga Rupiah, Perkuat Likuiditas Valas dan Redam Panic Buying Dolar di Masyarakat

Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap pelemahan rupiah, Bank Indonesia memastikan likuiditas valuta asing, khususnya dolar Amerika Serikat, tetap terjaga.

{{caption}}
Transaksi Mata Uang Lokal Melonjak 309 Persen, China Jadi Mitra Terbesar RI

Bank Indonesia mencatat nilai transaksi LCT mencapai USD 22,61 miliar hingga April 2026, naik 309 persen dibanding tahun lalu.

{{caption}}
Gubernur BI hingga Menkeu Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo ke Istana

Prabowo memanggil Gubernur BI dan sejumlah menteri di sektor ekonomi ke Istana untuk membahas under invoicing hingga tata kelola ekspor SDA.

{{caption}}
Transaksi QRIS Melonjak 108 Persen pada April 2026

Pada bulan April 2026, transaksi QRIS mengalami pertumbuhan hingga tiga digit, dan jumlah penggunanya telah mencapai 63 juta orang.

{{caption}}
Dolar Naik, Pengusaha Jatim Mulai Menjerit

Para pengusaha menilai kenaikan dolar AS tersebut tidak hanya berdampak pada meningkatnya biaya produksi, tetapi juga berpotensi menekan daya beli masyarakat.

{{caption}}
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Berpotensi Tertekan pada Perdagangan Senin

Adapun rupiah pada perdagangan Jumat sore (8/5) ditutup melemah 49 poin ke level Rp 17.382 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 17.359 per dolar AS.

{{caption}}
UEA Ancam AS Bakal Jual Minyak Pakai Yuan China, Petrodolar Terancam

Sistem petrodolar selama ini menjadi fondasi utama perdagangan energi global, di mana transaksi minyak umumnya menggunakan dolar AS.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS

Rupiah diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung melemah di kisaran Rp17.140–Rp17.180 per dolar AS, dipengaruhi tekanan global dan konflik Timur Tengah.

{{caption}}
Rupiah Tertekan Gejolak Timur Tengah, Dolar AS Kembali Menguat

Dolar AS mengalami penguatan di awal perdagangan, menyebabkan rupiah melemah hingga mencapai Rp16.970, seiring dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

{{caption}}
Konflik Iran dan AS Tekan Rupiah ke Level Rp16.886

Rupiah melemah ke Rp16.886 per dolar AS dipicu konflik Iran, gangguan Selat Hormuz, serta kekhawatiran pasar terhadap data inflasi AS dan kredibilitas fiskal.