Pamekasan

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Fakta Unik Jemput Bola: Dinkes Pamekasan Genjot Imunisasi Campak, Targetkan 5.016 Balita!

Dinas Kesehatan Pamekasan menerapkan strategi jemput bola untuk menggenjot imunisasi campak, menargetkan ribuan balita. Cari tahu mengapa metode ini efektif dan bagaimana dampaknya!

{{caption}}
Fakta Unik: Ratusan Perusahaan Rokok di Pamekasan Kini Legal, Bea Cukai Madura Sukses Tekan Rokok Ilegal

Bea Cukai Madura secara intensif melakukan pendekatan persuasif untuk menekan peredaran rokok ilegal. Simak bagaimana strategi ini berhasil mengubah ratusan perusahaan rokok lokal di Madura menjadi legal.

{{caption}}
Kejari Pamekasan Sita 4 Bidang Tanah Tersangka Korupsi Gadai Emas, Kerugian Rp9,7 Miliar!

Kejaksaan Negeri Pamekasan menyita empat bidang tanah milik tersangka kasus korupsi gadai emas yang merugikan negara hingga Rp9,7 miliar. Siapa saja yang terlibat dalam kasus ini?

{{caption}}
Fakta Mengejutkan! Dinkes Pamekasan Gerakkan Imunisasi Campak Massal, Kasus Melonjak Drastis

Dinas Kesehatan Pamekasan gencar melakukan Imunisasi Campak massal setelah kasus positif melonjak tajam. Apa penyebab tingginya kasus dan bagaimana upaya pencegahannya?

{{caption}}
Trivia: 39 WBP Lapas Pamekasan Jadi Guru Mengaji, Bekal Spiritual Pasca-Bebas

Lapas Pamekasan membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi guru mengaji. Program ini menjadi bekal spiritual penting bagi narapidana setelah bebas, menciptakan kehidupan yang lebih baik di masyarakat.

{{caption}}
Trivia Hukum: UPTD PPA Pamekasan Fasilitasi Diversi Kasus Perundungan Anak di Sekolah Negeri

UPTD PPA Pamekasan berupaya selesaikan kasus perundungan anak di sekolah negeri melalui diversi. Pendekatan hukum ini bertujuan hindari stigma dan jamin perdamaian.

{{caption}}
Tahukah Anda? PLN Madura Beri Sambungan Listrik Gratis untuk 100 Warga Miskin, Bantu Guru Honorer Kamilah!

PLN Madura memberikan sambungan listrik gratis kepada 100 keluarga kurang mampu di empat kabupaten, termasuk guru honorer Kamilah, melalui program 'Light Up The Dream' untuk pemerataan akses energi.