Ojk
Topik Populer
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Demo di Gejayan Sleman, Aliansi Rakyat Memanggil Sampaikan 8 Tuntutan
-
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembawa Bom Molotov saat Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Qodari Sebut Pemerintah Fokus Efisiensi APBN
-
Pemprov DKI Lempar ke Pihak Ketiga soal Ramai CCTV di Jakarta Mati saat Demo Mahasiswa
-
Viral Kepulan Asap Diduga Gas Air Mata saat Demo di Salemba Jakarta, Polisi Buka Suara
Berita Utama Lainnya
-
-
-
-
-
-
bank bumn Kinerja Perbankan Nasional Kuat: Himbara Jadi Motor Penggerak di Tengah Volatilitas Global
-
bank bumn Kinerja Perbankan Nasional Kuat: Himbara Jadi Motor Penggerak di Tengah Volatilitas Global
-
bandara soetta Prabowo Resmikan Koperasi Desa, Kemenhub Sesuaikan Fuel Surcharge: Dinamika Ekonomi Nasional
-
-
Hingga Maret 2026, nilai utang pinjol yang beredar (outstanding pembiayaan) tembus di angka Rp 101,03 triliun.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mewacanakan penguatan kredit UMKM melalui revisi UU P2SK, menyoroti pelambatan penyaluran meskipun likuiditas bank tersedia.
Di tengah isu yang beredar, BPR Prisma Dana menegaskan memiliki performa dan likuiditas yang baik, serta berkomitmen penuh menjaga kepercayaan dan keamanan dana nasabah melalui langkah perbaikan.
Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026. Pencapaian ini menegaskan komitmen kuat Pertamina Patra Niaga dalam mengelola dan menurunkan emisi secara transparan d
OJK memanggil Indosaku serta Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) untuk menjelaskan persoalan ini.
OJK mendapat respons positif dari MSCI jelang evaluasi global. Reformasi pasar modal dinilai jadi kunci agar RI tetap di kategori emerging market.
Dua paket calon direksi BEI sudah masuk ke OJK, namun nama belum diumumkan. Komposisi masih bisa berubah hingga batas waktu 4 Mei 2026.
OJK telah menerima paket calon direksi BEI dan mulai evaluasi administrasi jelang RUPS Juni 2026. Pansel juga dibentuk untuk proses seleksi.
Dari total 26,12 juta investor per 24 April 2026, sekitar 54,71 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.
Proyeksi Kementerian PPN/Bappenas, kebutuhan investasi nasional pada periode 2025 hingga 2029 diperkirakan mencapai Rp47.573 triliun.