Ojk

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Utang Pinjol Nasional Tembus Rp101 Triliun

Hingga Maret 2026, nilai utang pinjol yang beredar (outstanding pembiayaan) tembus di angka Rp 101,03 triliun.

{{caption}}
Waka Komisi XI DPR RI Dorong Penguatan Kredit UMKM dalam Revisi UU P2SK

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mewacanakan penguatan kredit UMKM melalui revisi UU P2SK, menyoroti pelambatan penyaluran meskipun likuiditas bank tersedia.

{{caption}}
BPR Prisma Dana Tegaskan Performa dan Likuiditas Baik, Jamin Keamanan Dana Nasabah

Di tengah isu yang beredar, BPR Prisma Dana menegaskan memiliki performa dan likuiditas yang baik, serta berkomitmen penuh menjaga kepercayaan dan keamanan dana nasabah melalui langkah perbaikan.

{{caption}}
Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Emisi, Bukti Komitmen Transparansi Lingkungan

Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026. Pencapaian ini menegaskan komitmen kuat Pertamina Patra Niaga dalam mengelola dan menurunkan emisi secara transparan d

{{caption}}
OJK Panggil Pinjol Indosaku

OJK memanggil Indosaku serta Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) untuk menjelaskan persoalan ini.

{{caption}}
OJK Optimistis RI Bertahan di Emerging Market, Ini Buktinya

OJK mendapat respons positif dari MSCI jelang evaluasi global. Reformasi pasar modal dinilai jadi kunci agar RI tetap di kategori emerging market.

bei
{{caption}}
OJK Kantongi Dua Paket Calon Direksi BEI, Siapa Mereka?

Dua paket calon direksi BEI sudah masuk ke OJK, namun nama belum diumumkan. Komposisi masih bisa berubah hingga batas waktu 4 Mei 2026.

bei
{{caption}}
Seleksi Direksi BEI Dimulai, OJK Terima Sejumlah Paket Calon

OJK telah menerima paket calon direksi BEI dan mulai evaluasi administrasi jelang RUPS Juni 2026. Pansel juga dibentuk untuk proses seleksi.

bei
{{caption}}
OJK: Generasi Muda Dominasi Investor Indonesia, Tapi Minim Literasi Keuangan

Dari total 26,12 juta investor per 24 April 2026, sekitar 54,71 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.

{{caption}}
OJK Catat Pasar Modal Terhadap Ekonomi Nasional, Ditargetkan Sumbang Rp1.812 Triliun

Proyeksi Kementerian PPN/Bappenas, kebutuhan investasi nasional pada periode 2025 hingga 2029 diperkirakan mencapai Rp47.573 triliun.