Qantas mencetak tonggak baru dengan menyelesaikan penerbangan nonstop jarak jauh dari Melbourne, Australia, ke Toulouse, Prancis, pada Selasa (28/7/2026). Penerbangan ini menjadi bagian dari inisiatif jarak jauh maskapai bertajuk Project Sunrise.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (29/7/2026), waktu tempuh penerbangan tersebut tercatat 24 jam 24 menit. Airbus menyebut pesawat uji berbasis A350 dengan tangki bahan bakar tambahan itu berada di udara selama 24 jam 24 detik.
Penerbangan rekor ini disiapkan sebagai batu loncatan menuju layanan langsung Australia–Eropa yang akan mengandalkan armada A350 generasi terbaru.
Advertisement
24 Jam di Udara, Lintasan 23.075 Km
Menurut Airbus, pesawat menempuh 23.075 km dengan rute yang melintasi Samudra Pasifik dan Atlantik, lalu mendarat di fasilitas Airbus di Toulouse, Prancis barat daya, tanpa singgah di bandara mana pun.
The Guardian melaporkan durasi penerbangan 24 jam 24 menit. Catatan ini diperkirakan menjadi yang terpanjang untuk penerbangan pesawat komersial.
Rekor tersebut melampaui capaian pada 2005, ketika Boeing 777–200LR menempuh rute Hong Kong–London melalui Samudra Pasifik dalam 22 jam 42 menit.
Advertisement
Project Sunrise Qantas: Menuju Penerbangan Langsung Australia–London
Penerbangan uji ini merupakan bagian dari Project Sunrise, program Qantas yang memanfaatkan A350 terbaru untuk layanan langsung dari Australia ke London.
Airbus telah menggelar kampanye uji terbang A350-1000ULR yang diadaptasi khusus selama dua bulan sejak Juni. Qantas memesan 12 unit pesawat ini, yang dirancang menghubungkan pesisir timur Australia dengan London dan New York dalam sekitar 20 jam.
Layanan ini ditujukan memangkas perjalanan dalam "Rute Kangguru" menjadi penerbangan langsung 19–21 jam, bergantung pada rute dan kondisi cuaca. Pada uji pekan lalu, A350 terbang dari Toulouse ke Melbourne melalui Samudra Hindia dalam 19 jam lebih.
Advertisement
Minat Penikmat Data Penerbangan dan Jadwal Operasi 2027
Penyedia data penerbangan Flightradar24 menyebut perjalanan ini menjadi penerbangan paling banyak dipantau kedua sepanjang sejarah layanannya.
Posisi pertama tetap dipegang penerbangan pada 2022 yang mengangkut peti mati Ratu Elizabeth II, dengan lebih dari 3,6 juta orang mengikuti rutenya ke utara melalui Kanada.
Pesawat A350-1000ULR pertama untuk Qantas, dengan tambahan kapasitas bahan bakar sekitar 20.000 liter dan konfigurasi 238 kursi, dijadwalkan dikirim pada April 2027. Penerbangan langsung Qantas dari Sydney ke London diperkirakan mulai beroperasi pada Oktober 2027.