Cerita Detik-detik KM Virgo Tiba-tiba Miring Lalu Tenggelam di Laut Jawa

Setelah kapal semakin miring, dia bergerak menuju bagian atas kapal dan menunggu hingga kapal tenggelam.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Cerita Detik-detik KM Virgo Tiba-tiba Miring Lalu Tenggelam di Laut Jawa
Penumpang KM Virgo Selamat. Foto: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Penumpang selamat KM Virgo Transport 8, Ahmad Saudi, menceritakan detik-detik mencekam saat kapal tiba-tiba miring ke kiri dengan sangat cepat sebelum akhirnya tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Ahmad mengatakan saat kejadian dirinya sedang tidur di atas sofa. Dia kemudian terbangun setelah mendengar seorang penumpang berlari sambil memberitahukan bahwa kapal dalam kondisi miring.

“Saya tanya, kenapa pak?, lalu dijawab katanya kapal miring, terus saya berdiri, ternyata memang miring benar. Langsung saya lari ke bawah,” kata Ahmad.

Saat kemiringan kapal semakin parah, Ahmad berusaha mempertahankan diri dengan berpegangan pada tiang di dekat jendela.

Setelah kapal semakin miring, dia bergerak menuju bagian atas kapal dan menunggu hingga kapal tenggelam.

“Saya ke tiang jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring, miring, miring. Saya tetap pegangan. Habis miring saya naik ke atas, kemudian menunggu kapal sampai tenggelam,” ujarnya.

Ahmad kemudian berhasil menyelamatkan diri menggunakan kapal karet. Dia bersama 14 orang lainnya bertahan di tengah laut sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh kapal yang melakukan pencarian.

“Yang di kapal karet itu ada 15 orang. Selamat, bisa naik ke kapal yang menolong tadi. Rata-rata laki-laki, perempuan tidak ada,” katanya.

Menurut Ahmad, kondisi laut saat itu cukup berat. Selama sekitar tiga jam berada di kapal karet, mereka terus dihantam angin dan gelombang.

“Gelombang terasa di dalam kapal. Di kapal karet itu saja tiga jam dihantam ombak terus. Pokoknya angin, gelombangnya besar dan tinggi,” ucapnya.

Ahmad mengaku sebelumnya sempat merasakan kapal bergoyang. Namun, kemiringan kapal sebelum tenggelam berlangsung sangat cepat dan mengarah ke sisi kiri.

“Kapal miring gini, langsung miring. Miringnya itu cepat banget, karena posisinya sudah larinya ke kiri,” tuturnya.

 

Warga Berhamburan Menyelamatkan Diri

Dia tidak mengetahui kondisi penumpang yang berada di dalam kamar. Ahmad hanya melihat sejumlah orang, terutama para sopir, berusaha keluar dari kapal.

“Masih banyak. Kayaknya banyak, soalnya yang keluar sopir-sopir saja kayaknya, orang laki-laki saja. Kalau yang di kamar-kamar itu kayaknya belum bisa keluar,” katanya.

Ahmad diketahui berasal dari Surabaya dan tinggal di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Saat kejadian, dia tengah dalam perjalanan menuju Kalimantan untuk mengantarkan sebuah bus yang dibawa dari Surabaya.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru Basarnas, sebanyak 113 orang telah dievakuasi dari insiden KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, 107 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia. Sebanyak 130 orang lainnya masih dalam pencarian.

Rekomendasi