Sorot
{{caption}}
Kanada vs Qatar: Hattrick Spesial Jonathan David dan Kemenangan Bersejarah Kanada

{{caption}}
Kinerja Seskab Teddy di Mata Sahroni

{{caption}}
GTA 6 Buka Pre-order, Rockstar Games Simpan Detail Penting

{{caption}}
BGN Mulai Berbenah

{{caption}}
Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Super Sub Bernama Johan Manzambi

{{caption}}
Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta

Topik Terkait
{{caption}}
Nadiem Sedih Dinarasikan Jaksa Sebagai Penjahat Kerah Putih: Tidak Ada Bukti Konkret Keuntungan Pribadi

Jaksa disebut Nadiem membawa narasi sesat bahwa kasusnya adalah kejahatan tingkat tinggi.

{{caption}}
Nadiem Baca Pleidoi, Klaim Proyek Chromebook Hemat Pengeluaran Negara Rp3,9 Triliun

Nadiem mencatat, angka tersebut jauh di atas angka kerugian negara yang disebutkan tim jaksa, yakni Rp2,1 triliun.

{{caption}}
Berjaket Gojek, Nadiem Usai Baca Pledoi: Satu dari Empat Unsur Korupsi Tak Terpenuhi Wajib Bebas Murni!

Nadiem meyakini, berdasarkan tuduhan jaksa dan di mata hukum, semua dakwaan terbantahkan.

{{caption}}
Sidang Pleidoi Nadiem Makarim Dihadiri Sejumlah Artis dan Influencer

Nadiem Makarim membacakan nota pembelaan dalam kasus Chromebook. Sidang di Pengadilan Tipikor turut dihadiri sejumlah artis dan influencer.

{{caption}}
Nadiem Makarim Bantah Kenaikan Harta Rp4,87 T Terkait Korupsi Chromebook, Sebut Nilai IPO GOTO

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membantah tuduhan kenaikan harta Rp4,87 triliun terkait kasus korupsi Chromebook, menegaskan itu adalah nilai IPO GOTO 2022 dan bukan uang yang diterimanya.

{{caption}}
Sidang Tuntutan Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Chromebook Digelar 13 Mei

Sidang tuntutan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Nadiem Makarim akan digelar pada 13 Mei 2026. Status tahanan mantan Mendikbudristek ini dialihkan menjadi tahanan rumah.

{{caption}}
Sidang Lanjutan, Nadiem Makarim Sebut Tak Ingat Gaji di Sidang Tipikor

Nadiem Makarim mengaku tak ingat besaran gajinya saat bersaksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang merugikan negara triliunan rupiah.

{{caption}}
Nadiem Tegaskan Pemilihan Chromebook Disetujui Dirjen, Bukan Intervensi Pribadi

Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menjelaskan bahwa pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan dilakukan atas persetujuan direktur jenderal terkait, membantah intervensi pribadi dalam kasus yang diduga merugikan negara triliunan.

{{caption}}
Nadiem: Tuduhan Saya Menerima Keuntungan Rp809 Miliar Bohong

Menurut Nadiem, seluruh saksi menyampaikan bahwa tidak ada aliran dana atau keuntungan ekonomi diterimanya.

{{caption}}
Nadiem Makarim Optimis Bebas dari Jerat Kasus Korupsi Chromebook

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan optimismenya untuk bebas dari dugaan korupsi pengadaan Chromebook, dengan saksi bersaksi tanpa intervensi darinya.

{{caption}}
Hakim Tolak Eksepsi Nadiem, Perkara Korupsi Chromebook Lanjut Tahap Pembuktian

Ketua Majelis Hakim Purwanto Abdullah menyatakan keberatan yang diajukan Nadiem dan tim penasihat hukumnya tidak dapat diterima.

{{caption}}
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Terkait Korupsi Pengadaan Chromebook

Jaksa menilai surat dakwaan telah disusun rapi dan sah menurut hukum, sehingga eksepsi diajukan Nadiem patut ditolak seluruhnya.

{{caption}}
Deretan Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae di Sidang Nadiem Makarim

Beberapa guru besar Universitas Indonesia hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk memberikan pendapat Amicus Curiae terkait Nadiem Makarim.

{{caption}}
Nadiem Buka Suara Usai Jaksa Menyebutnya Penjahat Kerah Putih

Jaksa mengadopsi istilah white collar crime karena tidak menemukan bukti yang menunjukkan adanya keuntungan pribadi dari tindakan tersebut.

{{caption}}
Jaksa Beberkan Alasan Pengadaan Chromebook Era Nadiem Dinilai Merugikan Masyarakat

Selain disebut merugikan keuangan negara hingga Rp2,1 triliun, program tersebut juga dinilai berdampak pada masyarakat, khususnya para pelajar.

{{caption}}
Jaksa: Laptop Chromebook Rp 1 Juta pun Tak Laku, Negara Rugi Rp 2,1 Triliun

Menurut jaksa, hal itu dikarenakan spesifikasinya yang terbatas dan harga beli yang terlampau jauh dari angka pasar.

{{caption}}
Jaksa Ungkap Mens Rea Nadiem dalam Pengadaan Chromebook Lewat Replik

Jaksa meyakini Nadiem sudah sangat sengaja dalam melakukan pengadaan Chromebook saat menjabat sebagai menteri.

{{caption}}
Jaksa Sebut Chromebook Tak Bermanfaat, Begini Pembelaan Nadiem Makarim

Dia pun mempertanyakan, mengapa jaksa tidak pernah menyebut apa yang terjadi 2023 sampai 2025, di mana datanya sudah lengkap.

{{caption}}
Perkuat Kerja Sama Vokasi Indonesia China, Kunci SDM Unggul Industri Global

Indonesia dan China didorong memperkuat kerja sama pendidikan vokasi untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap menghadapi tantangan industri global, termasuk transformasi digital dan kecerdasan buatan.

{{caption}}
MPR Dorong Penguatan Ekosistem Literasi Nasional Demi Kemajuan Peradaban Bangsa

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyerukan pembangunan ekosistem literasi di Indonesia pada Hari Buku Nasional, guna menopang kemajuan peradaban bangsa yang berkelanjutan.

{{caption}}
Komunitas Lab Gates USB Rangkasbitung Bawa Sastra Lokal Tembus Dunia Internasional

Komunitas Lab Gates USB Rangkasbitung berhasil membawa sastra lokal, khususnya kisah-kisah dari Kesepuhan Banten Kidul, tembus dunia internasional, membuktikan kekayaan budaya Indonesia di panggung global.

{{caption}}
Nadiem Makarim Tahanan Rumah: Hakim Kabulkan Pengalihan Status dengan Syarat Ketat

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim kini berstatus tahanan rumah setelah permohonannya dikabulkan hakim. Pengalihan status Nadiem Makarim ini disertai syarat ketat yang harus dipatuhi.

{{caption}}
Nadiem Makarim Akui Gaji Stafsus Pakai Uang Pribadi, Terungkap di Sidang Korupsi

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim blak-blakan soal Nadiem Makarim Gaji Stafsus Pribadi hingga Rp20 juta per bulan, terungkap dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

{{caption}}
Menteri Dorong Penguatan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Demi Lingkungan Aman

Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi dan Menteri Kemendikbudristek Brian Yuliarto bersinergi mendorong penguatan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus, menegaskan pentingnya perguruan tinggi sebagai pusat peradaban yang aman dan berintegritas.