Nadiem Makarim
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Geram Masih Ada Oknum Paksa Bayar Pakai Dolar di Pelabuhan, Purbaya: Laporin ke Saya Nanti Saya Hajar Dia!
-
Purbaya: Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Goyahkan Fundamental Ekonomi Indonesia
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, OJK Pastikan Perbankan Tetap Aman
-
Imbas Rupiah Melemah, 3 Sektor Usaha Ini Justru Berpotensi Panen Cuan
-
FOTO: Rupiah Menguat Tipis Namun Masih Bertahan di Level Rp 18 Ribu
Berita Utama Lainnya
Nadiem Makarim menjelaskan bahwa tuduhan mengenai harga laptop Chromebook yang terlalu tinggi telah dibantah melalui kesaksian dari LKPP.
Pada sidang hari ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadwalkan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi.
Pengacara Nadiem Makarim menyatakan bahwa kliennya tidak memiliki wewenang dan tidak terlibat dalam proses pengadaan laptop Chromebook.
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan optimismenya untuk bebas dari dugaan korupsi pengadaan Chromebook, dengan saksi bersaksi tanpa intervensi darinya.
Pimpinan Google yang menemui Nadiem adalah Colin Marson Head Of Education Asia Pacific dan Putri Ratu Alam, Head Public Policy dan Government Relations.
Nadiem menyebut masih banyak persepsi keliru menganggap pemilihan OS identik dengan penunjukan produk tertentu.
Spesifikasi Chromebook untuk SD dan SMP dipaksakan digunakan di jenjang PAUD, meski tidak sesuai kebutuhan pembelajaran anak usia dini.
Saksi menyebut pengadaan Chromebook tahun 2021 sudah berjalan dengan total sekitar 1.400 paket.
Agenda sidang kali ini yaitu pemeriksaan saksi. Total tujuh saksi dihadirkan jaksa penuntut umum untuk dimintai keterangan di hadapan majelis hakim.
Purwadi mengaku uang tersebut diterimanya saat masih menjabat Direktur SMA sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada 2021.