Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Lahan untuk Dukung Swasembada Pangan Jayapura
Pemerintah Kota Jayapura serius menggarap potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami, menyiapkan 100 hektare untuk padi demi mewujudkan Swasembada Pangan Jayapura dan ketahanan pangan nasional.
Pemerintah Kota Jayapura, Papua, mengambil langkah konkret dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan menyiapkan lahan pertanian. Sebanyak 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami telah dialokasikan untuk penanaman padi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Jayapura untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyatakan bahwa potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami masih sangat luas. Area tersebut membentang hingga kawasan perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (PNG), menawarkan peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut. Ketersediaan lahan ini menjadi modal utama dalam mencapai target swasembada pangan.
Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada padi, tetapi juga mencakup potensi pengembangan komoditas lain. Pemkot Jayapura berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat mengoptimalkan sektor pertanian dan perkebunan di daerahnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani setempat.
Optimalisasi Lahan Padi untuk Ketahanan Pangan
Pemerintah Kota Jayapura telah mengidentifikasi sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami yang siap untuk ditanami padi. Sebagian dari lahan tersebut bahkan sudah mulai produktif dengan penanaman padi yang sedang berlangsung. Ini menunjukkan komitmen serius Pemkot dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk kebutuhan pangan lokal.
Wali Kota Abisai Rollo menjelaskan bahwa potensi lahan di wilayah Muara Tami sangat menjanjikan untuk ekspansi pertanian. Dengan ketersediaan lahan yang masih luas, Pemkot Jayapura mengusulkan tambahan program cetak sawah. Usulan ini mencakup area seluas 200 hingga 300 hektare untuk pengembangan lebih lanjut.
Pengembangan lahan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mendukung target Swasembada Pangan Jayapura dan nasional. Rollo menegaskan bahwa jika ada peluang, lahan di kawasan perbatasan juga dapat disiapkan. Hal ini untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Papua.
Pengembangan Kakao dan Dukungan Pusat
Selain fokus pada padi, Pemkot Jayapura juga proaktif dalam mengembangkan komoditas perkebunan, khususnya kakao. Usulan telah diajukan kepada Kementerian Pertanian untuk mendukung pengembangan ini. Program ini diharapkan dapat diversifikasi produk pertanian dan meningkatkan nilai ekonomi daerah.
Wali Kota Rollo secara spesifik meminta dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan perkebunan kakao. Target awal adalah seluas 100 hektare di wilayah Kota Jayapura. Dukungan ini krusial untuk pengadaan bibit unggul dan pelatihan bagi petani kakao.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, sektor pertanian dan perkebunan di Distrik Muara Tami diharapkan dapat berkembang lebih optimal. Ini akan berdampak positif pada ketahanan pangan daerah dan peningkatan kesejahteraan petani. Inisiatif ini selaras dengan prioritas pemerintah untuk mencapai Swasembada Pangan Jayapura dan nasional.
Sumber: AntaraNews