Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Cadangan Devisa RI Naik Jadi Rp2.255 Triliun, Dua Sektor Ini Penyumbang Terbesar
Cadangan Devisa RI Naik Jadi Rp2.255 Triliun, Dua Sektor Ini Penyumbang Terbesar

Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi nasional yang terjaga.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Bayar Utang, Cadangan Devisa Januari 2024 Tersisa Rp2.275 Triliun
Pemerintah Bayar Utang, Cadangan Devisa Januari 2024 Tersisa Rp2.275 Triliun

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2024 mencapai USD145,1 miliar atau Rp2.275 triliun

Baca Selengkapnya
Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa Indonesia Tergerus Jadi USD 139 Miliar

Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa Indonesia Tergerus Jadi USD 139 Miliar

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono menjelaskan, penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa Indonesia Tergerus Jadi USD 139 Miliar
Sri Mulyani Masih Kaji Perubahan Aturan Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir di RI

Sri Mulyani Masih Kaji Perubahan Aturan Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir di RI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih mengkaji soal perubahan cakupan dan jangka waktu penempatan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri. Ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam.

Sri Mulyani Masih Kaji Perubahan Aturan Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir di RI
Dokter Spesialis Terpusat di Kota Besar, Indonesia Kehilangan Devisa Nyaris Rp100 T

Dokter Spesialis Terpusat di Kota Besar, Indonesia Kehilangan Devisa Nyaris Rp100 T

Presiden Jokowi pernah mengungkapkan masyarakat kelas atas itu biasa berobat ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia, hingga Jepang. Menurut Presiden Jokowi, jumlah devisa yang melayang bisa mencapai Rp100 triliun akibat masyarakat kurang mengapresiasi keberadaan rumah sakit dan layanan kesehatan di dalam negeri.

Dokter Spesialis Terpusat di Kota Besar, Indonesia Kehilangan Devisa Nyaris Rp100 T