Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Getafe vs Barcelona: Blaugrana Tinggalkan Real Madrid, 1 Tangan Angkat Trofi Liga Spanyol

{{caption}}
Hasil Liverpool vs Crystal Palace: Petik 3 Poin, The Reds Mantap Menuju Liga Champions

{{caption}}
Hasil Borneo FC vs Semen Padang: Bekuk Kabau Sirah, Pesut Etam Samai Poin Persib Bandung

{{caption}}
Di Momen El Rumi Sungkeman, Ahmad Dhani Sebut Tak Ada Anaknya yang Durhaka hingga Ungkap Janji di Akhirat

{{caption}}
Ratusan Siswa dan Guru SMAN 6 Bandar Lampung Bertumbangan Usai Santap Menu MBG

{{caption}}
Cerita Polisi ‘Sang Penjaga Malam’, Borong Dagangan Lansia hingga Antar Pulang Pakai Motor Patroli

Topik Terkait
{{caption}}
Cadangan Devisa Indonesia Februari 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Ketahanan Tetap Kuat

Bank Indonesia mencatat posisi Cadangan Devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 mengalami penurunan, namun masih berada di level tinggi dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

{{caption}}
Meski Susut, Cadangan Devisa Indonesia Aman: Cukup Biayai 6,2 Bulan Impor!

Bank Indonesia memastikan Cadangan Devisa Indonesia tetap aman meski menyusut, posisinya jauh di atas standar internasional dan cukup membiayai impor selama berbulan-bulan.

{{caption}}
Cadangan Devisa April 2025 Turun Jadi Rp2.515 Triliun

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut tetap berada pada level tinggi.

{{caption}}
Cadangan Devisa Maret 2025 Naik Jadi USD157,1 Miliar

Peningkatan ini menandakan adanya perbaikan dalam sektor eksternal Indonesia.

{{caption}}
Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD 154 Miliar

Meskipun mengalami penurunan, cadangan devisa Indonesia tetap berada dalam kondisi yang sangat aman.

{{caption}}
Cadangan Devisa RI Melonjak, Tembus Rp2.550 Triliun per Januari 2025

Peningkatan cadangan devisa ini disebabkan oleh kenaikan penerimaan pajak dan jasa. Hal ini sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia: Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 150,2 Miliar di Agustus 2024

Adapun posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2024 setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor.

{{caption}}
Cadangan Devisa RI Tembus Rp2.288 Triliun di Juni 2024, Ini Penopang Utamanya

Cadangan devisa ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

{{caption}}
Cadangan Devisa RI Naik Jadi Rp2.255 Triliun, Dua Sektor Ini Penyumbang Terbesar

Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi nasional yang terjaga.

{{caption}}
Utang Indonesia Tembus Rp8.041 Triliun per November 2023, Kemenkeu: Masih Aman

Utang Indonesia saat ini justru mengalami perbaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

{{caption}}
Utang Pemerintah Tembus Rp8.041 Triliun, Menko Airlangga: Masih Aman Terkendali

Batas maksimal rasio utang pemerintah terhadap PDB ditetapkan sebesar 60 persen.

{{caption}}
Ekonom: Sinergi Antar Lembaga Krusial untuk Stabilisasi Kurs Rupiah

Ekonom menyoroti pentingnya sinergi lintas otoritas untuk Stabilisasi Kurs Rupiah, seiring pelemahan nilai tukar mata uang garuda akibat ketegangan geopolitik global.

{{caption}}
DPR Dorong Kebijakan Terpadu Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Anggota DPR RI mendesak penguatan kebijakan terpadu untuk menjaga Stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global, menekankan pentingnya langkah strategis jangka panjang.

{{caption}}
Perkuat Literasi Kebanksentralan, BI Kaltim Gandeng Enam Perguruan Tinggi Lokal

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) berkolaborasi dengan enam perguruan tinggi setempat untuk memperkuat literasi kebanksentralan, guna mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

{{caption}}
BI Jatim Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Melonjak Jelang Idul Fitri 1447 H

Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) memproyeksikan penjualan eceran di Surabaya akan mengalami peningkatan signifikan pada Maret 2026, didorong oleh persiapan menyambut Idul Fitri 1447 H.

{{caption}}
OJK Pastikan Kebutuhan Valas Perbankan Terpenuhi Tanpa Picu Volatilitas Kurs

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan perbankan nasional memiliki ruang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan valas nasabah, menjaga stabilitas kurs, dan memastikan likuiditas valas tetap terjaga tanpa memicu volatilitas kurs.

{{caption}}
Gubernur Bank Indonesia: Nilai Tukar Rupiah Sekarang Undervalued Dibanding Fundamentalnya

Perry menjelaskan, kondisi ekonomi domestik yang tetap solid seharusnya menjadi penopang penguatan rupiah.

{{caption}}
Utang Indonesia Masih Aman, Namun Risiko Besar Ini Perlu Diwaspadai

Utang Indonesia saat ini tergolong aman, tetapi rendahnya penerimaan negara menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.

{{caption}}
Penerbitan Surat Utang Korporasi Indonesia Diprediksi Tembus Rp175 Triliun

Salah satu faktor utama yang menopang proyeksi tersebut adalah tingginya nilai surat utang yang akan jatuh tempo sepanjang sisa tahun ini.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun di Februari 2026

Penarikan utang tersebut telah dikurangi dengan pembiayaan non-utang sebesar Rp21,1 triliun.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp127 Triliun Pada Januari 2026

Realisasi itu lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pembiayaan utang pada Januari tahun lalu, yang senilai Rp153,33 triliun atau 23,7 persen.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Naik, Kini Tembus Rp7.300 Triliun

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Tambah Utang atau Krisis 1998, Pilih Mana?

Menkeu Purbaya menjelaskan penambahan utang darurat guna menyelamatkan perekonomian nasional.