PIHPS Catat Kenaikan Harga Pangan Strategis: Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu/Kg
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) merilis data terbaru harga pangan strategis. Cabai rawit merah mencapai Rp74.550/kg dan telur ayam Rp30.100/kg. Simak fluktuasi komoditas lainnya.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, melaporkan data terkini mengenai harga komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional. Laporan ini dirilis pada Sabtu, 13 Juni, pukul 09.17 WIB, menunjukkan adanya fluktuasi harga pada beberapa bahan pokok penting.
Menurut data PIHPS, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp74.550 per kilogram, sementara telur ayam ras berada di angka Rp30.100 per kilogram. Informasi ini menjadi perhatian utama bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam memantau stabilitas ekonomi.
Pencatatan harga ini dilakukan secara nasional untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi pasar. Data yang akurat dan terpercaya dari PIHPS sangat penting sebagai acuan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.
Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang
Komoditas cabai menunjukkan variasi harga yang signifikan di berbagai jenisnya. Cabai rawit merah memimpin dengan harga tertinggi mencapai Rp74.550 per kilogram.
Selain itu, PIHPS juga mencatat harga cabai merah besar di angka Rp61.300 per kilogram dan cabai merah keriting sebesar Rp56.150 per kilogram. Cabai rawit hijau juga tidak luput dari pantauan, dengan harga Rp53.900 per kilogram, menunjukkan keragaman harga di pasar.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah tercatat Rp55.450 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di harga Rp42.300 per kilogram. Fluktuasi harga pada jenis cabai dan bawang ini sering kali menjadi indikator penting dalam dinamika harga pangan strategis di pasaran.
Perkembangan Harga Beras dan Daging
Sektor beras, sebagai makanan pokok utama, juga menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I dijual seharga Rp14.650 per kilogram, dan beras kualitas bawah II sedikit lebih rendah di Rp14.500 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas medium I tercatat Rp16.250 per kilogram, dengan beras kualitas medium II seharga Rp16.050 per kilogram. Untuk beras kualitas super, harga beras super I mencapai Rp17.550 per kilogram, dan beras super II di harga Rp17.000 per kilogram.
Pada kategori daging, harga daging ayam ras segar tercatat Rp37.200 per kilogram. Daging sapi juga memiliki perbedaan harga berdasarkan kualitasnya, dengan daging sapi kualitas I mencapai Rp148.600 per kilogram dan daging sapi kualitas II di harga Rp139.650 per kilogram.
Stabilitas Harga Gula dan Minyak Goreng
Komoditas gula dan minyak goreng juga menjadi bagian penting dari pantauan harga pangan strategis. Harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.250 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.150 per kilogram.
Untuk minyak goreng, PIHPS melaporkan harga minyak goreng curah sebesar Rp20.600 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.200 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II seharga Rp23.300 per liter.
Data harga ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai biaya kebutuhan pokok yang harus ditanggung masyarakat. Pemantauan berkelanjutan oleh PIHPS diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah Indonesia.
Sumber: AntaraNews