Pemprov Jatim Gandeng TNI Wujudkan Pembangunan RTLH Jatim di Sampang dan Madura
Pemprov Jatim menggandeng TNI untuk mempercepat Pembangunan RTLH Jatim di Sampang dan tiga kabupaten lain di Madura pada 2026, wujudkan rumah layak huni bagi warga miskin.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan melibatkan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga miskin di Kabupaten Sampang. Keterlibatan ini direncanakan berlangsung pada tahun anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya besar pemerintah daerah. Program ini tidak hanya terfokus di Sampang, melainkan juga menyasar tiga kabupaten lain di Pulau Madura untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan warga.
Komandan Kodim 0828 Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, menegaskan bahwa pelibatan TNI merupakan bentuk kepercayaan dari pemerintah daerah. Selain itu, ini juga menjadi wujud nyata pengabdian institusi TNI kepada masyarakat luas. Para prajurit akan aktif membantu dalam proses pembangunan RTLH di berbagai desa yang menjadi penerima bantuan tersebut.
Program Pembangunan RTLH Jatim ini memiliki tujuan ganda, yaitu meningkatkan perekonomian warga serta menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut. Ketersediaan rumah yang layak huni diyakini menjadi salah satu faktor fundamental dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Ini merupakan langkah strategis Pemprov Jatim untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya.
Sinergi TNI-Pemprov Jatim dalam Peningkatan Kualitas Hunian
Pelibatan prajurit TNI dalam program RTLH ini tidak hanya akan terlihat di Kabupaten Sampang. Tiga kabupaten lain di Pulau Madura, yakni Pamekasan, Bangkalan, dan Sumenep, juga akan merasakan manfaat dari sinergi ini. Langkah kolaboratif ini menunjukkan komitmen kuat Pemprov Jatim dalam mengatasi masalah perumahan yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.
Menurut penjelasan Dandim, personel yang akan digerakkan untuk membantu program ini adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa). Para Babinsa ini tersebar di sejumlah desa yang menjadi sasaran program bantuan RTLH. Sebagai contoh, jika Desa Tambelangan menjadi penerima bantuan, maka Babinsa Desa Tambelangan akan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Contoh konkret dari dedikasi ini telah ditunjukkan oleh Serka Miran di Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Sampang. Ia bersama warga setempat bahu-membahu membantu pembangunan RTLH milik Maryam hingga tuntas. Aksi ini memperlihatkan bagaimana sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas hunian.
Tantangan dan Target Pembangunan RTLH di Sampang
Kabupaten Sampang menjadi salah satu wilayah prioritas utama dalam program Pembangunan RTLH Jatim ini. Berdasarkan data Pemprov Jatim, pada tahun anggaran 2026, ditargetkan sebanyak 400 unit RTLH akan dibangun atau direnovasi di Sampang. Angka ini mencerminkan skala prioritas yang diberikan untuk mengatasi permasalahan perumahan di kabupaten tersebut.
Data lebih lanjut dari Pemprov Jatim mengungkap bahwa 9,34 persen dari total rumah yang ada di Sampang masih masuk kategori tidak layak huni. Angka ini setara dengan 25.703 unit dari total 249.380 unit rumah yang tersebar di 180 desa atau kelurahan. Kondisi ini tentu saja memerlukan intervensi dan solusi yang komprehensif dari berbagai pihak terkait.
Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Permukiman Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Permukiman (DLH-Perkim) Kabupaten Sampang, Abdul Rokib, menjelaskan keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah kabupaten. Pemkab Sampang, sambung dia, hanya mampu mengalokasikan dana untuk memperbaiki sekitar 19 unit rumah. Keterbatasan ini menjadikan bantuan dari Pemprov Jatim sangat vital dan strategis.
Dengan adanya dukungan dan bantuan dari Pemprov Jatim, Abdul Rokib menyatakan optimisme bahwa upaya penyediaan tempat tinggal yang layak huni bagi warga akan lebih cepat terwujud. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, TNI, dan pemerintah kabupaten ini diharapkan dapat mempercepat penuntasan masalah RTLH di Sampang. Ini adalah langkah progresif menuju peningkatan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews