Pemkot Mataram Matangkan Kesiapan Sambut Kepulangan Jamaah Haji Mataram
Pemerintah Kota Mataram terus mematangkan persiapan untuk menyambut kepulangan jamaah haji Mataram yang tergabung dalam Kloter 5, memastikan proses berjalan aman dan lancar.
Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tengah intensif mematangkan seluruh kesiapan untuk menyambut kedatangan jamaah haji asal Kota Mataram. Para jamaah ini merupakan bagian dari Kelompok Terbang (Kloter) 5 Debarkasi Lombok yang akan segera kembali ke tanah air. Koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama guna menjamin kelancaran proses.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram, Amir Wisuda, menyampaikan bahwa koordinasi terus berjalan untuk memastikan pemulangan "tamu Allah" ini berlangsung aman, lancar, dan tertib. Proses ini mencakup berbagai aspek penting hingga para jamaah tiba kembali di Mataram.
Dijadwalkan, sebanyak 392 jamaah haji asal Kota Mataram dari Kloter 5 akan tiba di Debarkasi Lombok pada Minggu (7/6) sekitar pukul 11.00 Wita. Pemkot Mataram berupaya keras agar seluruh rangkaian penyambutan dapat berjalan sukses tanpa kendala berarti.
Koordinasi Lintas Sektor Demi Kelancaran Pemulangan Jamaah Haji Mataram
Amir Wisuda menjelaskan, pihaknya sedang mempersiapkan segala sesuatunya secara detail, mulai dari pengamanan jalur hingga penentuan lokasi penjemputan. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak bandara serta asrama haji untuk menyelaraskan setiap tahapan.
Fokus utama dalam skema pemulangan jamaah haji adalah kenyamanan para jamaah itu sendiri. Kondisi fisik mereka yang lelah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang diambil.
Meskipun Kloter 5 awalnya berjumlah 393 orang jamaah haji utuh asal Kota Mataram, satu orang terpaksa dikembalikan karena adanya kesalahan imigrasi. Hal ini menyebabkan jumlah jamaah yang pulang dalam kloter tersebut menjadi 392 orang.
Imbauan Ketertiban Bagi Penjemput Keluarga Jamaah Haji Mataram
Pemerintah Kota Mataram tidak menyiapkan bus untuk proses kepulangan ini, sebab biasanya jamaah haji sudah dijemput langsung oleh keluarga masing-masing. Kebijakan ini diambil untuk memberikan fleksibilitas kepada keluarga dalam menyambut sanak saudara mereka.
Oleh karena itu, pemerintah kota mengimbau pihak keluarga penjemput untuk tetap tertib dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan di lokasi penurunan jamaah. Kepatuhan terhadap aturan sangat penting demi kelancaran proses.
Imbauan ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penumpukan massa dan kemacetan di area sekitar titik kumpul penjemputan. Dengan demikian, seluruh proses kepulangan dapat berjalan lancar dan para jamaah bisa segera berkumpul kembali bersama keluarga.
Pemkot Mataram berharap seluruh proses kepulangan Kloter 5 bisa berjalan sukses tanpa kendala. Diharapkan pula para jamaah dapat segera berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat serta meraih haji yang mabrur.
Sumber: AntaraNews