Ekonomi Indonesia
Berita Utama
Berita Terbaru
-
jasa marga Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas Strategis
-
advertorial Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Siap Dukung Pemerintah Jika Kebijakan Pro Rakyat
-
berita update Ekonom Jelaskan Mengapa Harga BBM Pertamax Belum Bisa Turun Meski Minyak Dunia Melandai
-
-
Berita Populer
-
Aksi HMI di Simpang Cikapayang Bandung Sempat Tutup Akses Menuju Jalan Dago
-
Giliran Mahasiswa ITB Kritik Prabowo-Gibran, Ajukan 4 Poin Tuntutan
-
Demo Mahasiswa di Semarang, Wagub Taj Yasin: Kawal Aspirasi Mahasiswa Agar Tersampaikan
-
Jelang Aksi BEM SI di DPRD Jabar, ASN Pemprov Diarahkan Kerja dari Rumah
-
Gibran Terima 15 Aspirasi Mahasiswa UBK, Janji Sampaikan ke Prabowo
Berita Utama Lainnya
Presiden Prabowo Subianto mengaku heran pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh sebesar 5 persen, namun jumlah masyarakat miskin di Indonesia justru meningkat.
Prabowo menyampaikan izin usaha di Malaysia hanya membutuhkan waktu dua minggu, sedangkan Indonesia dapat mencapai dua tahun.
Surya pun mengingatkan bahwa kebijakan ekonomi makro dan fiskal harus didukung dengan komitmen bersama.
Kementerian ESDM menegaskan Harga BBM Subsidi jenis Pertalite dan Biosolar tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026, meski harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah bergejolak.
IPC TPK mencatat pertumbuhan positif awal Triwulan II 2026, realisasi throughput mencapai 1,15 juta TEUs hingga April, naik 6,7 persen. Simak bagaimana IPC TPK capai ini di tengah tantangan global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tarif cukai rokok tidak akan berubah pada 2027. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas industri dan memperkuat pengawasan digital penerimaan negara dari sektor hasil tembakau.
Wiyagus menyapa langsung warga Lombok yang hendak membeli berbagai kebutuhan pangan, seperti beras, telur, bawang, sayuran.
Capaian inflasi Indonesia saat ini masih tergolong sangat terkendali jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain yang menghadapi tekanan inflasi ekstrem.
Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencatat Pendapatan GBK 2025 sebesar Rp812 miliar, menjadi capaian tertinggi dalam 63 tahun sejarahnya. Penasaran bagaimana GBK meraih rekor ini?
Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencetak rekor Pendapatan GBK 2025 sebesar Rp812 miliar, menandai optimalisasi aset negara yang signifikan dan berkelanjutan.