Apbn 2026

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: Tak Ada Lagi Pemotongan Dana Transfer Daerah, Ini Kata Menteri Keuangan!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak akan ada lagi pemotongan Dana Transfer Daerah (TKD) dalam RAPBN 2026. Benarkah kebijakan ini akan dongkrak ekonomi?

{{caption}}
Menteri Keuangan Purbaya Targetkan Peningkatan Peran Investasi Danantara hingga 2029: Bukan Sekadar Angka!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana meningkatkan kontribusi investasi Danantara hingga 2029. Apa strategi di balik target ambisius ini untuk perekonomian nasional?

{{caption}}
Tahukah Anda? Cukai Minuman Berpemanis Akan Diberlakukan pada 2026, Tarif Masih Dibahas DPR dan Pemerintah

Pemerintah dan DPR sepakat memberlakukan cukai minuman berpemanis (MBDK) mulai 2026. Namun, besaran tarif cukai minuman berpemanis ini masih dalam tahap pembahasan intensif, memicu rasa penasaran publik.

{{caption}}
Puan Maharani Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 persen dalam RAPBN 2026 Masih Realistis

Menurut Puan target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen bisa tercapai lewat kebijakan dan program pemerintah yang bagus.

{{caption}}
Sri Mulyani: MBG Hanya Ambil Rp223 Triliun dari Anggaran Pendidikan 2026

Anggaran itu dialokasikan dengan mempertimbangkan target jumlah siswa dan santri yang akan menerima manfaat program ini pada tahun depan.

{{caption}}
Ketua Banggar DPR Dorong Pemerintah Susun RAPBN 2026 Realistis di Tengah Ketidakpastian Global

Said berharap pemerintah mengajukan angka-angka asumsi ekonomi makro yang realistis, namun tetap menginjeksikan harapan bahwa perekonomian nasional bisa tumbuh.

{{caption}}
Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp599,44 Triliun Tahun 2026, Naik Hampir Dua Kali Lipat Dibanding 2021

Jika dibandingkan dengan outlook pembayaran bunga utang 2025 sebesar Rp552,1 triliun, beban bunga utang tahun depan meningkat 8,6 persen.

{{caption}}
10 Kementerian dan Lembaga Punya Anggaran Paling Besar Tahun 2026, Nomor Satu Badan Gizi Nasional

Dikutip dari Buku II Nota Keuangan 2026, pada urutan pertama, Badan Gizi Nasional menerima pagu sebesar Rp268 triliun.

{{caption}}
Utang Jumbo Rp800 Triliun Jadi Ujian Kebijakan Fiskal Pemerintahan Prabowo 2026

Menurut Deni, beban utang yang menumpuk berbarengan dengan belanja mengikat lainnya, seperti subsidi dan belanja pegawai.

{{caption}}
Program Raksasa Prabowo 2026: Antara Janji Politik dan Risiko Pemborosan Saat Eksekusi

RAPBN 2026 tidak hanya sekadar dokumen anggaran, tetapi juga gambaran arah kebijakan lima tahun ke depan.