Selat Hormuz
Berita Utama
-
berita update Kisah Kapal Pertamina Gamsunoro Melintasi Selat Hormuz, 16 Jam Menembus Ketegangan Timur Tengah
-
diplomasi timur tengah Pakistan Ungkap Kemajuan Besar dalam Hubungan AS-Iran, Selat Hormuz Bebas Biaya Transit
-
-
blokade ekonomi Iran Lanjutkan Konsultasi Jelang Dialog Baru dengan AS Setelah Penundaan Pertemuan Swiss
-
advertorial OPINI: Perjanjian Amerika Serikat–Iran dan Pelajaran tentang Energi, Industri, serta Tatanan Dunia Baru
-
berita update AS-Iran Berdamai dan Hentikan Perang, Analis Ungkap sektor yang Berpotensi Cuan di Pasar Modal
-
-
-
amerika serikat Iran Ungkap Kesepakatan Damai Berlangsung 60 Hari, Ancam Ambil Tindakan Jika AS Langgar Perjanjian
-
berita update AS-Iran Putuskan untuk Berdamai dan Hentikan Perang, Harga Minyak Dunia Langsung Turun Drastis
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Nadiem Makarim dalam 'The Last Dance': Hukum Diterima dan Pembelaan Diajukan
-
Nadiem Makarim: Terima Kasih Para Pengemudi Ojol, Salam Satu Aspal
-
Sosok Andi Saputra, Hakim Beda Pendapat Dalam Sidang Vonis Nadiem Makarim
-
Perjalanan Kasus Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Kasus Korupsi Chromebook
-
Hakim Vonis Nadiem 10 Tahun dan Ganti Rugi Rp 1 Miliar Kasus Korupsi Chromebook
Berita Utama Lainnya
Ketegangan meningkat di kawasan itu setelah Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari melancarkan serangan ke Iran.
Inggris mengirimkan kapal perang ke Timur Tengah untuk mengamankan Selat Hormuz, menyusul meningkatnya ketegangan dan gangguan pelayaran di jalur strategis ini.
Ketegangan di Selat Hormuz menjadi alarm bagi dunia, ujian bagi ketahanan energi global.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Dan Jorgensen, Komisaris Eropa yang membidangi Energi dan Perumahan.
Trump menyatakan bahwa tiga kapal perusak Angkatan Laut AS pernah melintas di Selat Hormuz dan terkena tembakan dari Iran, tetapi tidak mengalami kerusakan.
AS dan Iran disebut hampir menyepakati nota penghentian perang serta kerangka negosiasi nuklir dan pembukaan Selat Hormuz.
Langkah Prancis ini adalah sebuah upaya untuk menciptakan perdamaian dan tidak ada hubungannya dengan Amerika Serikat.
China menegaskan pentingnya kedaulatan negara di Selat Hormuz menyusul keputusan Amerika Serikat menghentikan sementara operasi pengawalan kapal, 'Project Freedom', demi kesepakatan damai dengan Iran.
Di bawah sistem tersebut, kapal yang akan melewati Selat Hormuz akan menerima email dari alamat yang terkait dengan Otoritas Selat Teluk Persia.
Kemlu menyatakan bahwa kapal tanker melintasi perairan Indonesia merupakan bentuk pelaksanaan hak lintas kapal sesuai hukum internasional.