Donald Trump
Topik Populer
Berita Utama
Berita Terbaru
-
-
badan gizi nasional Pemerintah Bergerak Cepat: Bapanas Bahas Stabilisasi Harga Telur Bersama Peternak Nasional
-
-
aldila sutjiadi Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Libema Open 2026, Fokus Ganda Bersama Aldila Sutjiadi
-
erick thohir Erick Thohir Apresiasi Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Match Day, Targetkan 100 Besar Dunia
Berita Populer
-
FOTO: Korban Tewas Gempa Filipina Selatan Bertambah Jadi 37 Orang
-
Korban Tewas Gempa Filipina Bertambah Jadi 35 Orang, Ratusan Warga Terluka
-
Kondisi Rumah Terdampak Gempa Mindanao di Kepulauan Sangihe, Begini Penampakannya
-
Peringatan Tsunami di Gorontalo Utara Dicabut, Warga Kembali ke Rumah Usai Sempat Mengungsi ke Dataran Tinggi
-
BMKG: Gempa M7,7 di Laut Sulawesi Bukan Berasal dari Zona Megathrust
Berita Utama Lainnya
Berdasarkan putusan yang dirilis, pengadilan menunda pelaksanaan putusan dan perintah permanen dari Pengadilan Perdagangan Internasional AS.
Trump mengumumkan bahwa ia telah menolak tanggapan yang diajukan oleh Iran melalui mediator Pakistan mengenai proposal Washington untuk mengakhiri perang.
Ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran untuk mengakhiri perang.
Donald Trump mengundang para CEO dari perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat, seperti Tesla, Apple, dan BlackRock.
Pernyataan Netanyahu menekankan pentingnya memperhatikan program nuklir Iran dan peran proksi yang dimilikinya dalam konflik regional.
Iran menolak proposal perdamaian AS karena dianggap berisi tuntutan berlebihan, termasuk soal nuklir dan Selat Hormuz.
Trump disebut murka. Tak bisa menerima perundingan proposal akhiri perang Iran.
Pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump mengajukan banding atas putusan pengadilan yang memblokir kebijakan tarif global 10 persen, menandai kelanjutan sengketa hukum terkait agenda perdagangan kontroversialnya.
Pengadilan federal Amerika Serikat pada Kamis memutuskan kebijakan tersebut ilegal dan tidak memiliki dasar hukum yang sah.
Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran.