Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia melaporkan perkembangan Harga Pangan Nasional pada Sabtu, 25 April, pukul 10.20 WIB. Data ini menunjukkan adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas pokok yang menjadi perhatian masyarakat di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Komoditas cabai rawit merah tercatat mencapai Rp64.050 per kilogram (kg), menunjukkan kenaikan yang signifikan. Sementara itu, harga telur ayam ras juga mengalami pergerakan, mencapai Rp31.950 per kg.
Informasi ini penting bagi konsumen dan pelaku usaha untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok. Bank Indonesia melalui PIHPS terus memantau pergerakan harga pangan strategis di seluruh Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Advertisement
Advertisement
Selain cabai rawit merah dan telur ayam, PIHPS juga mencatat harga komoditas bawang di pasar nasional. Bawang merah terpantau di harga Rp46.100 per kg, menunjukkan pergerakan yang perlu dicermati oleh konsumen.
Sementara itu, harga bawang putih berada pada angka Rp39.700 per kg. Kedua komoditas ini merupakan bumbu dapur esensial yang seringkali mempengaruhi pengeluaran rumah tangga.
Untuk komoditas beras, terdapat variasi harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I dijual seharga Rp14.600 per kg, sedangkan kualitas bawah II sedikit lebih rendah di Rp14.550 per kg.
Advertisement
Beras kualitas medium I tercatat Rp16.100 per kg, dan kualitas medium II seharga Rp15.950 per kg. Kualitas super I mencapai Rp17.350 per kg, sementara kualitas super II di angka Rp16.900 per kg, mencerminkan perbedaan harga di segmen premium.
Advertisement
PIHPS juga merinci harga jenis cabai lainnya yang beredar di pasaran, memberikan gambaran lengkap mengenai Harga Pangan Nasional. Cabai merah besar tercatat Rp48.750 per kg, menunjukkan harga yang cukup stabil.
Cabai merah keriting berada di angka Rp46.750 per kg, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp49.000 per kg. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh jenis dan permintaan pasar serta ketersediaan pasokan.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar mencapai Rp39.200 per kg. Daging sapi juga menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya, memberikan pilihan bagi konsumen.
Advertisement
Daging sapi kualitas I dihargai Rp148.150 per kg, sementara daging sapi kualitas II sedikit lebih murah di angka Rp140.100 per kg. Ketersediaan dan permintaan menjadi faktor utama penentu harga komoditas daging ini di pasaran.
Advertisement
Komoditas gula pasir juga menjadi perhatian dalam laporan Harga Pangan Nasional yang dirilis oleh PIHPS. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.250 per kg, menunjukkan harga yang relatif tinggi.
Sementara itu, gula pasir lokal berada di harga Rp19.250 per kg, menawarkan alternatif yang sedikit lebih terjangkau. Harga gula ini seringkali menjadi indikator penting dalam inflasi kebutuhan pokok masyarakat.
Untuk minyak goreng, terdapat perbedaan harga antara jenis curah dan kemasan. Minyak goreng curah dihargai Rp20.500 per liter, menawarkan opsi yang lebih ekonomis bagi rumah tangga.
Advertisement
Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp23.700 per liter, dan kemasan bermerek II seharga Rp22.750 per liter. Konsumen memiliki pilihan berdasarkan preferensi merek dan anggaran yang tersedia untuk kebutuhan sehari-hari.
Sumber: AntaraNews