Himbara Minta Perpanjang Tenor Dana SAL, Begini Respons Purbaya

Stabilitas likuiditas di sistem keuangan tetap akan terjaga karena Bank Indonesia (BI) akan melakukan penyesuaian apabila pemerintah menarik kembali dana tersebut.

Immanuel Christian
Oleh Immanuel Christian - Reporter
Himbara Minta Perpanjang Tenor Dana SAL, Begini Respons Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak permintaan bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperpanjang tenor penempatan dana yang bersumber dari Saldo Anggaran Lebih (SAL). Kata Purbaya, pemerintah telah menetapkan jangka waktu penempatan dana dan tidak berencana mengubah skema tersebut.

"Kan sudah saya kasih (tenornya),"respons Purbaya dalam wawancara cegat, di DPR RI, Selasa (7/7).

"Wih enak saja dia (Himbara)," cetus Purbaya ketika ditanya terkait permintaan Himbara untuk memperpanjang tenor.

Ia menjelaskan, bahwa dana sebesar Rp200 triliun akan ditempatkan hingga akhir tahun. Sementara itu, penempatan dana Rp100 triliun akan dievaluasi setiap tiga bulan sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas pemerintah.

"Jadi yang Rp200 triliun sampai akhir tahun, yang Rp100 triliun 3 bulan sekali dilihat, yang Rp100 triliun keluar masuk atau fleksibel. Karena kan kita juga akan antisipasi kalau kita perlu dana," ujarnya.

Stabilitas Likuiditas Keuangan

Purbaya menambahkan, stabilitas likuiditas di sistem keuangan tetap akan terjaga karena Bank Indonesia (BI) akan melakukan penyesuaian apabila pemerintah menarik kembali dana tersebut.

"Nanti pelan-pelan BI juga akan mengisi. Kalau dana kita tarik, BI akan mengisi juga. Jadi suplai uang di sistem akan lebih stabil dibanding sebelumnya," kata dia. 

Ia juga memastikan penyaluran tambahan dana kepada Himbara telah dimulai. Namun, Purbaya tidak merinci besaran alokasi yang diterima masing-masing bank.

"Sudah disalurkan. Pembagiannya proporsional, tetapi saya lupa rinciannya," ujar Purbaya.

Rekomendasi