Buka Peluang Kerja Nasional, Kemenaker Integrasikan Bursa Kerja Tangerang ke PaskerID

Integrasi platform ini akan membuka akses karier yang jauh lebih luas bagi masyarakat Kota Tangerang.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Buka Peluang Kerja Nasional, Kemenaker Integrasikan Bursa Kerja Tangerang ke PaskerID
Sejumlah pencari kerja memadati arena Job Fair di kawasan Jakarta, Rabu (27/11/2019). Job Fair tersebut digelar dengan menawarkan lowongan berbagai sektor untuk mengurangi angka pengangguran. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk mengintegrasikan bursa kerja digital daerahnya secara langsung dengan portal nasional Pusat Pasar Kerja (PaskerID). Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan pencari kerja lokal agar bisa menembus pasar kerja di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker, Arnando Jujur Pardamean Siregar, menjelaskan bahwa integrasi platform ini akan membuka akses karier yang jauh lebih luas bagi masyarakat Kota Tangerang.

"Mereka juga bisa mengakses berbagai kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan keahlian dan kompetensinya," kata Arnando dikutip dari Antara, Selasa (25/8). 

Arnando turut memberikan apresiasi atas komitmen Pemkot Tangerang yang dinilai responsif dalam menekan angka pengangguran lewat inovasi program "Gampang Kerja". Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memberikan akses lapangan kerja yang inklusif, termasuk bagi kelompok yang memiliki keterbatasan persyaratan formal. 

"Apa yang dilaksanakan Pemkot Tangerang sudah selaras dan sejalan dengan visi program Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Ketenagakerjaan hingga tingkat daerah. Kemenaker memastikan setiap warga yang memenuhi syarat mendapatkan kesempatan kerja yang adil," ujarnya.

Fokus Penguatan Vokasi dan Kesiapan Kerja

Agar pencari kerja makin berdaya saing, Kemenaker mendorong Pemkot Tangerang terus memperkuat pelatihan vokasi serta memperluas cakupan program Magang Nasional dengan menggandeng berbagai perusahaan lokal. Persiapan dinilai tidak hanya sebatas keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman akan regulasi ketenagakerjaan. 

"Masyarakat perlu dibekali pengetahuan terkait perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta syarat kerja. Dengan begitu, saat masuk dunia kerja mereka tidak berangkat dari nol, tetapi benar-benar siap. Tentu ini membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari rekan-rekan Disnaker serta dukungan publikasi masif dari Dinas Kominfo," harap Arnando.

Capaian Nyata Program "Gampang Kerja"

Efektivitas program keberpihakan ini dibuktikan lewat data penyaluran tenaga kerja di daerah. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, program "Gampang Kerja" berhasil memfasilitasi ribuan pencari kerja melalui dua jalur utama: 

  • Bursa Kerja (Job Fair): Menyerap 2.034 pencari kerja.
  • Bursa Kerja Khusus (BKK): Menyalurkan 6.206 pencari kerja lewat jaringan 116 BKK.

Dampak dari penyerapan tenaga kerja secara masif ini berhasil menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Tangerang, yang melandai dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen pada 2025.

Rekomendasi