Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas Strategis

Preservasi rutin dilakukan untuk memastikan kondisi perkerasan jalan tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas Strategis
Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas Strategis (Merdeka.com)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengintensifkan program preservasi rutin dan preventif di seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya menjelang periode libur sekolah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pemeliharaan infrastruktur jalan tol secara konsisten menjadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan yang andal dan berkelanjutan.

Menurutnya, preservasi rutin dilakukan untuk memastikan kondisi perkerasan jalan tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan mendukung keselamatan perjalanan pengguna jalan.

"Melalui program preservasi jalan yang terencana dengan baik, kami memastikan kualitas jalan tol tetap prima sehingga masyarakat bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman, terutama jelang periode libur sekolah mendatang,” ujar Rivan, Kamis (18/6).

Ia menjelaskan, penurunan kondisi perkerasan jalan dapat dipengaruhi berbagai faktor eksternal, mulai dari tingginya curah hujan hingga beban kendaraan berat yang mengalami Over Dimension Over Loading (ODOL).

Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), Jasa Marga menjalankan berbagai program preservasi yang mencakup peningkatan kapasitas gerbang tol, pembangunan dan pemasangan Median Concrete Barrier (MCB), renovasi gerbang serta plaza tol, pekerjaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO), hingga penambalan dan perawatan permukaan jalan.

Selain pemeliharaan rutin, Jasa Marga juga mengedepankan strategi preservasi preventif guna memperpanjang usia pakai jalan tol dan mencegah munculnya lubang jalan (pothole) sejak dini. Setiap potensi kerusakan ditargetkan dapat ditangani maksimal 2x24 jam sejak teridentifikasi dengan dukungan petugas operasional yang siaga selama 24 jam.

Sepanjang Juni 2026, kegiatan preservasi dilakukan secara masif di sejumlah ruas strategis, antara lain Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas perkerasan jalan dan memastikan kondisi jalan tetap optimal dalam melayani mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah.

Rivan menambahkan, proses identifikasi kerusakan jalan kini juga didukung teknologi modern melalui kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi.

"Akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern. Kami mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi. Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan," tambah Rivan.

Untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas, mayoritas pekerjaan preservasi dijadwalkan berlangsung pada malam hingga dini hari saat volume kendaraan relatif lebih rendah.

Jasa Marga juga menyediakan informasi jadwal dan lokasi pekerjaan preservasi secara real-time melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi Jasa Marga Group, serta layanan One Call Center 133. Informasi tersebut memungkinkan pengguna jalan mengetahui kondisi lalu lintas terkini dan memilih rute alternatif apabila diperlukan.

Rivan turut mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif melaporkan kondisi infrastruktur jalan selama perjalanan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengguna jalan yang selama ini aktif melaporkan kondisi infrastruktur di sepanjang perjalanan, karena informasi tambahan tersebut sangat berharga bagi kami. Kami juga terus membuka ruang bagi pengguna jalan untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas jalan. Jika menemui kendala selama perjalanan, masyarakat dapat langsung melaporkannya melalui fitur Chat Us pada aplikasi Travoy maupun menghubungi One Call Center 133. Setiap laporan yang masuk akan langsung diteruskan ke petugas lapangan untuk ditindaklanjuti segera,” tutup Rivan.

Melalui sinergi antara pemeliharaan infrastruktur yang terukur, pemanfaatan teknologi digital, dan keterlibatan aktif pengguna jalan, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan terbaik guna mewujudkan konektivitas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di Indonesia.

Rekomendasi