HSU Perluas Lahan Tanam Padi 1.362 Hektare, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil memperluas lahan tanam padi seluas 1.362 hektare dari Januari hingga Mei 2026, sebuah langkah signifikan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Kalimantan Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Upaya ini diwujudkan melalui keberhasilan memperluas lahan tanam padi secara signifikan. Perluasan lahan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian daerah secara berkelanjutan.
Dalam periode Januari hingga Mei 2026, HSU berhasil menanam padi di lahan seluas 1.362 hektare. Angka ini menunjukkan peningkatan luas tanam sebesar 210 hektare dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Bupati HSU, Sahrujani, menyatakan optimisme terhadap capaian ini.
Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian swasembada pangan di tingkat nasional. Pemerintah daerah HSU bertekad menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas utama. Hal ini sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan HSU sebagai kawasan agrominapolitan yang mandiri pangan.
Peningkatan Luas Tanam dan Target Swasembada
Bupati HSU Sahrujani mengungkapkan bahwa perluasan lahan tanam padi mencapai 1.362 hektare dalam lima bulan pertama tahun 2026. Capaian ini melampaui angka tahun sebelumnya untuk periode yang sama. Peningkatan sebesar 210 hektare menunjukkan progres positif dalam sektor pertanian.
Dengan adanya perluasan ini, pemerintah daerah berharap hasil pertanian tahun ini dapat meningkat secara signifikan. Target utama adalah mencapai swasembada pangan di Kabupaten HSU. Ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan.
Sektor pertanian telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah HSU. Komitmen ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat. Selain itu, langkah ini juga mendukung visi jangka panjang HSU sebagai daerah agrominapolitan.
Prioritas Sektor Pertanian dan Visi Agrominapolitan
Pemerintah Kabupaten HSU menegaskan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama pembangunan daerah. Fokus pada sektor ini tidak hanya untuk meningkatkan produksi padi. Namun juga untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan masyarakat setempat.
Visi mewujudkan HSU sebagai daerah agrominapolitan menjadi landasan bagi kebijakan pertanian. Bupati Sahrujani menegaskan bahwa tujuan akhir adalah mencapai swasembada pangan di HSU. Ini akan memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan petani.
Untuk mencapai tujuan ini, seluruh unsur pemerintah daerah diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan guna memahami kondisi riil dan tantangan yang dihadapi para petani. Pemerintah ingin memastikan tidak ada jarak antara birokrasi dan pelaku pertanian.
Tantangan Petani dan Peran Pemerintah Daerah
Bupati Sahrujani menyoroti beberapa kendala yang sering dihadapi oleh petani di HSU. Salah satu masalah krusial adalah ketersediaan sarana pendukung pertanian yang memadai. Kendala ini dapat menghambat produktivitas dan efisiensi kerja petani.
Menanggapi hal tersebut, Bupati meminta agar setiap permasalahan yang dihadapi petani segera disampaikan kepada pemerintah daerah. Dengan demikian, instansi teknis terkait dapat segera menindaklanjuti dan mencari solusi. Komunikasi yang efektif antara petani dan pemerintah sangat diperlukan.
Keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah dan petani, sangat krusial untuk kemajuan sektor pertanian. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh dan dukungan yang diperlukan. Hal ini demi tercapainya target swasembada pangan dan visi agrominapolitan HSU.
Sumber: AntaraNews