Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali Jadi Inspirasi Korsel, Bukti Potensi Sport Tourism Indonesia

Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali 2026 di Jimbaran sukses besar, bahkan menginspirasi Korea Selatan untuk menjadi tuan rumah berikutnya, menunjukkan potensi besar Indonesia dalam sport tourism.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali Jadi Inspirasi Korsel, Bukti Potensi Sport Tourism Indonesia
Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali 2026 di Jimbaran sukses besar, bahkan menginspirasi Korea Selatan untuk menjadi tuan rumah berikutnya, menunjukkan potensi besar Indonesia dalam sport tourism. (AntaraNews)

Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia menyatakan Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka 2026 di Jimbaran, Bali, berhasil memukau peserta. Ajang bergengsi ini bahkan menjadi inspirasi bagi Korea Selatan untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah pada periode selanjutnya.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, mengungkapkan bahwa Federasi Akuatik Korea Selatan sangat terkesan dengan penyelenggaraan di Pulau Dewata. Mereka kini akan bersaing dengan Oman, Makau, dan Hong Kong untuk menjadi tuan rumah ajang ke-13 pada tahun 2027.

Keberhasilan Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional. Ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan untuk sport tourism, khususnya di sektor akuatik.

Keberhasilan Bali Menginspirasi Asia

Harlin E Rahardjo menyampaikan bahwa pihak Korea Selatan merasa "happy" dan terinspirasi oleh penyelenggaraan di Bali. Tiga kandidat lain yang akan bersaing adalah negara-negara yang selama ini menjadi langganan tuan rumah kejuaraan renang perairan terbuka.

Keberhasilan Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa untuk menggelar ajang internasional. PB Akuatik Indonesia berharap kejuaraan open water di Indonesia dapat semakin sering diadakan di masa mendatang.

Kejuaraan di Bali ini memadukan olahraga dengan pariwisata, diperkaya dengan seni budaya khas Pulau Dewata. Perpaduan ini berhasil menarik perhatian dan antusiasme para peserta dari berbagai negara.

Sebanyak 78 atlet profesional dari 18 negara di Asia berpartisipasi dalam 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Jimbaran, Badung, Bali. Selain itu, ada juga A. Stream OWS Series bagi perenang pemula, anggota komunitas olahraga, dan anggota masyarakat umum.

Potensi Indonesia sebagai Tuan Rumah Sport Tourism

Bali memiliki keunggulan yang tidak terbantahkan sebagai destinasi wisata dunia. Selain keindahan alamnya, infrastruktur termasuk akses yang memadai dan lengkap juga sangat mendukung untuk acara berskala internasional.

Harlin E Rahardjo menekankan bahwa penyelenggaraan kejuaraan tidak bisa hanya mengandalkan kondisi laut yang baik. Ketersediaan fasilitas pendukung seperti hotel, akses jalan, dan bandara juga sangat krusial untuk kesuksesan acara.

PB Akuatik Indonesia berencana untuk terus bekerja sama dengan Kemenekraf untuk mengembangkan potensi ini. Tujuannya agar daerah lain di Indonesia juga dapat memiliki infrastruktur yang memadai dan siap menjadi tuan rumah ajang serupa.

Pengembangan infrastruktur di daerah lain diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lokasi yang siap menyelenggarakan event akuatik internasional. Ini akan memperluas manfaat ekonomi dari sport tourism ke seluruh pelosok negeri.

Persaingan Ketat untuk Tuan Rumah Berikutnya

Sekretaris Jenderal Asia Aquatics, Farid Fatahian, menjelaskan bahwa empat kandidat akan bersaing memperebutkan posisi tuan rumah ajang ke-13 pada 2027. Keputusan akan diambil melalui voting atau penunjukan dalam kongres utama.

Farid menambahkan bahwa kemungkinan besar kongres akan memilih satu negara karena mereka telah melihat langsung kompetisi di Bali. Kesuksesan Kejuaraan Asia Renang Perairan Terbuka Bali telah membangkitkan minat besar dari negara-negara lain untuk menjadi tuan rumah.

Meskipun persaingan ketat, pengalaman Bali menjadi tolok ukur bagi calon tuan rumah. Ini menunjukkan standar tinggi yang telah ditetapkan oleh Indonesia dalam penyelenggaraan event olahraga air.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara. Tujuannya adalah untuk menarik lebih banyak event olahraga internasional di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi