Pasar Modern BSB Ngaliyan Semarang Terbakar

Petugas dinas pemadam kebakaran belum bisa memastikan penyebab kebakaran.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Pasar Modern BSB Ngaliyan Semarang Terbakar
Kebakaran pasar modern BSB Ngaliyan Semarang. (merdeka.com/Danny)

Ruko Pasar Modern (Pasmod) di area BSB Ngaliyan Semarang mengalami kebakaran, Minggu (26/7). Kebakaran dipicu dari percikan api regulatior gas di lapak penjual soto.

Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan, petugas dinas pemadam kebakaran belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan saksi kebakaran paling parah terjadi pada kios soto menjadi titik awal munculnya api.

"Jadi awalnya muncul percikan api di bagian regulator gas. Tidak lama kemudian terjadi ledakan dan api langsung membesar," kata Tantri.

Warga mengetahui kebakaran langsung melaporkan ke pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Pihak Dinas Pemadam Kebakaran menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Ada enam armada yang turun untuk pemadaman," ujar Tantri.

Tantri menjelaskan api sempat menjalar ke bagian atas bangunan. Material plafon mudah terbakar membuat asap hitam pekat memenuhi area pasar sehingga menyulitkan proses penanganan di awal kejadian.

"Api sempat menyambar bagian atas plafon. Materialnya mudah terbakar sehingga asap yang muncul cukup tebal," ujar dia.

Adapun area terbakar seluas 3.000 meter persegi sepanjang 150 meter persegi. Plafon bangunan kebetulan berasal dari bahan glasswool mudah terbakar.

"Glasswool adalah bahan isolasi yang terbuat dari serat kaca halus yang dibentuk menyerupai wol, berfungsi utama sebagai peredam panas dan peredam suara. Material ringan ini banyak dipakai pada bangunan dan otomotif," kata dia.

Terdapat 26 personel berjibaku menjinakan api agar tidak merembet ke ruko-ruko lainnya. Damkar menyebutkan kebakaran Pasmod dipicu gas elpiji bocor.

"Kebocoran gas di regulatornya," ujar dia.

Personel pemadam kebakaran memadamkan api menggunakan APD komplit dengan selang nozzle serta perlengkapan lainnya.

Proses pendinginan di lokasi ruko Pasmod dikerjakan dengan cepat. Sebab kisaran jam 12.00 siang kobaran api berhasil dipadamkan. Personel Damkar melakukan respon selama 10 menit.

Terdapat satu lapak yang terbakar letaknya di pintu sisi selatan. Di lokasi kejadian juga ada 50 lapak yang terdampak. Akibat kebakaran, lapak Soto milik Bu Ratih hangus. Meski belum diketahui besara kerugian, namun dia handphone, satu kulkas dan uang tunai Rp2 juta di lapak tersebut hangus terbakar.

"Lapak yang terbakar cuma satu. Yang terdampak ada 50 lapak," tutur dia.

Meski asap dari api tampak cukup besar, namun tidak ada korban jiwa. "Tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

Rekomendasi