Bei
Berita Utama
Berita Terbaru
-
berita update Pemprov DKI Klaim 100 Persen Sampah Jakarta Terkelola pada 2025, Penanganan Capai 5.280 Ton Per Hari
-
berita paham 7 Model Kandang Ayam dengan Modal di Bawah Rp500.000, Bisa Jaga Ketahanan Pangan Keluaga
-
-
berita update Detik-Detik Tamu Hotel Acak-Acak Meja Resepsionis Curi Uang hingga Identitas Pengunjung, Pelaku Kabur Usai Sarapan
-
berita update Bus Transjakarta Tabrak Sepeda Motor di Jakut, Pengendara Luka dan Penumpang Tewas di Tempat
Berita Populer
-
Ombudsman Buka Suara Tanggapi Penangkapan Ketua Hery Susanto Terkait Dugaan Korupsi
-
Kronologi Penangkapan Ketua Ombudsman Hery Susanto, Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Perusahaan Tambang
-
Profil Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI Baru Sepekan Menjabat Ditangkap Kejagung
-
Duduk Perkara Ketua Ombudsman Terseret Kasus Hukum dan Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
Baru Menjabat Beberapa Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung
Berita Utama Lainnya
Pengunduran diri sejumlah petinggi OJK dan BEI secara beruntun memicu spekulasi di pasar. Simak mengapa **Kejelasan Pasar Modal Pasca Pengunduran Diri OJK BEI** sangat krusial untuk meredam sentimen negatif dan menjaga kepercayaan investor.
Pasar Modal Indonesia menghadapi dinamika signifikan pada Jumat (30/1/2026), ditandai dengan pengunduran diri Ketua OJK dan Dirut BEI, serta progres demutualisasi bursa, di tengah penguatan IHSG.
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (30/1), mengambil tanggung jawab atas volatilitas pasar modal. Keputusan ini mengejutkan di tengah perbaikan indeks.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman tidak akan memengaruhi stabilitas operasional Bursa Efek Indonesia dan pasar modal nasional. Simak selengkapnya!
Pasar modal Indonesia menghadapi tantangan serius setelah keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks. Perubahan struktural pasar modal yang mendalam menjadi kunci untuk menarik kembali keyakinan investor dan mencegah potensi arus dana keluar yang signif
Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI pada Jumat (30/1). Keputusan Iman Rachman mundur dari BEI ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia.
Pemerintah optimistis penyesuaian batas free float saham menjadi 15 persen akan memulihkan kepercayaan pasar dan menarik investasi, sejalan dengan standar global.
Volatilitas bursa saham Indonesia pasca isu MSCI dan pengunduran diri pejabat BEI serta OJK menyoroti pentingnya penegakan aturan pasar saham yang konsisten untuk mengembalikan kepercayaan investor.
Sentimen investor terhadap pasar modal Indonesia sangat bergantung pada integritas Direktur Utama BEI yang baru dan respons terhadap rekomendasi MSCI, terutama setelah pengunduran diri Iman Rachman yang memicu pertanyaan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan **Pengunduran Diri Dirut BEI** Iman Rachman murni tanggung jawab moral, bukan karena tekanan, menjaga stabilitas pasar modal Indonesia.