Badan Gizi Nasional
-
News •BGN Dapat Anggaran Rp 240 Triliun untuk MBGBadan Gizi Nasional (BGN) menerima anggaran Rp 240,20 triliun untuk tahun 2027, dengan mayoritas untuk program Makan Bergizi Gratis.
-
Ekonomi •Setop MBG di Sekolah Elit, Bos BGN Hitung Ulang Anggaran dengan PurbayaBGN tengah melakukan evaluasi penerima dan anggaran MBG bersama Menkeu Purbaya.
-
Ekonomi •Badan Gizi Nasional Tutup 1.288 Dapur MBG, Ini AlasannyaBadan Gizi Nasional menutup 1.288 dapur Program Makan Bergizi Gratis karena tidak memenuhi standar kesehatan. Ini langkah untuk menjaga keamanan makanan.
-
News •Pimpinan BGN Sowan Jaksa Agung, Bahas Apa?Salah satu yang hadir yakni Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana.
-
News •Terungkap, Ini Alasan Makanan MBG Tak Boleh Dikonsumsi Setelah 4 JamBadan Gizi Nasional mengimbau seluruh peserta didik dan pihak sekolah untuk bersama-sama memastikan makanan MBG dikonsumsi sesuai batas waktu yang telah ditentukan.
-
News •Batas Waktu Konsumsi MBG Wajib Dicantumkan di Ompreng Mulai Pekan DepanBadan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan pencantuman batas waktu konsumsi pada setiap wadah Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan menjamin kualitas makanan yang diterima siswa.
-
News •BGN Akan Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBGBeberapa sekolah swasta menyatakan tak perlu MBG.
-
News •Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan PenyebabKasus Keracunan MBG Papua: BGN mengungkap dugaan awal sambil menunggu hasil lab. Total 219 siswa menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan.
-
News •BGN Beri Ultimatum hingga 10 Agustus, Dapur MBG Tanpa Sertifikat Ditutup PermanenBGN menegaskan nol toleransi terhadap insiden keamanan pangan dan mengklasifikasikannya sebagai kejadian fatal apabila ada SPPG yang melanggar.
-
News •BGN Tegaskan Prioritas Komoditas Pangan Lokal untuk Program Makan Bergizi GratisBadan Gizi Nasional (BGN) menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap utamakan komoditas pangan lokal, meskipun ada tawaran dari Bulog, demi memperkuat ekonomi daerah.
-
News •Strategi Baru, BGN Fokuskan Program MBG ke Wilayah Stunting TertinggiBGN memfokuskan MBG ke daerah stunting tinggi. Pemetaan SSGI 2024 jadi acuan aktivasi dapur MBG dan SPPG.
-
News •BGN Buka-bukaan Soal Tunggakan Rp1,6 Triliun Mitra MBG, Pembayaran Tunggu Hasil AuditBGN menahan pembayaran tunggakan mitra MBG sekitar Rp 1,6 triliun. Pembayaran akan dilakukan usai memenuhi syarat tertentu. Ini keterangan Sudaryono.
-
News •Mundur dari BGN, Nanik Deyang Singgung Isu Pemilu 2029 di Balik Program MBGNanik S Deyang mundur dari Kepala BGN. Ia menanggapi isu Program MBG untuk Pemilu 2029 dan alasan pengunduran diri disampaikan pihak Istana.
-
News •Prabowo Tunjuk Eks Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana Jadi Deputi BGNPejabat baru BGN yang terpilih adalah Ketut Sumedana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum di Kejaksaan Agung.
-
News •Susu Kambing Etawa Perkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bakom Dorong IntegrasiBadan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI aktif mendorong pemanfaatan susu Kambing Etawa untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi anak Indonesia.
-
News •Pengelola Gedung Buka Suara Soal Kaca Kantor BGN Tiba-Tiba PecahPengelola menyatakan bahwa insiden kaca pecah telah terjadi sejak tahun 2018 hingga 2019.
-
Politik •Qodari Tegaskan Hukum Tak Pandang Bulu dalam Penanganan Kasus Korupsi Makan Bergizi GratisKepala Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan penegakan hukum tanpa pandang bulu dalam penanganan Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis, melibatkan prajurit TNI dan anggota Polri aktif.
-
News •Pemerintah Serius Evaluasi Tata Kelola MBG, Kelompok 3B dan Daerah 3T Jadi PrioritasSelain kelompok 3B, pemerintah juga akan memperluas perhatian kepada daerah 3T yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan akses dan sumber daya.
-
Ekonomi •Pengamat Minta Penguatan Program MBG: Libatkan Pemerintah DaerahSelama ini pelaksanaan MBG masih terlalu tersentralisasi di BGN, sehingga ruang keterlibatan pemerintah daerah dinilai belum optimal.
-
Ekonomi •Luhut Evaluasi MBG: Sempat Buru-Buru, Jadi Banyak MasalahLuhut menilai bahwa MBG sebenarnya punya kepentingan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.