Bocah SD Tewas Tak Wajar Diduga Korban Pelecehan di Semarang, Orang Tua dan Kakak Diperiksa Polisi
Polisi masih menyelidiki kasus meninggalnya DKW siswi SD berusia 12 tahun di Semarang lantaran diduga korban pelecehan seksual.
Korban meninggal dalam keadaan tidak wajar dan ada luka di dubur dan kemaluan.
Bocah SD Tewas Tak Wajar Diduga Korban Pelecehan di Semarang, Orang Tua dan Kakak Diperiksa Polisi
Polisi masih menyelidiki kasus meninggalnya DKW siswi SD berusia 12 tahun di Semarang lantaran diduga korban pelecehan seksual. Tiga saksi diperiksa di antaranya keluarga yang tinggal satu rumah dengan korban.
"Saksi tiga orang sudah diperiksa. Bapak, ibu, dan kakak kandung 18 tahun pemeriksaan lebih lanjut sudah diambil alih oleh Polrestabes Semarang untuk penyelidikan,"
kata Kapolsek Semarang Timur Iptu Iwan Kurniawan, Rabu (1/11).
merdeka.com
Dari informasi, korban merasakan sakit demam sejak Jumat pekan lalu. Pada dini hari tadi dibawa ke Puskesmas dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Namun saat dibawa ke rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal.
"Jadi Rabu dini hari tadi sempat dibawa ke Puskesmas kondisinya semakin drop dirujuk ke rumah sakit sudah meninggal,"
jelasnya.
Dari informasi dokter rumah sakit, korban meninggal dalam keadaan tidak wajar dan ada luka di dubur dan kemaluan.
Atas indikasi itu, dokter menghubungi polisi dan melakukan penyelidikan.
"Dilakukan pemeriksaan, ada perubahan bentuk di dubur dan sobek di selaput vaginanya," jelasnya.
Hingga siang ini jenazah korban masih berada di RSUP dr Kariadi untuk dilakukan autopsi. Sebelumnya, seorang bocah SD di Semarang meninggal dunia.
Korban yang masih berusia 12 tahun meninggal dunia secara tidak wajar. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan untuk melakukan pemeriksaan.