Polisi Selidiki Lokasi Dugaan Perkosaan Siswi SD di Palembang, Pelaku Diduga Beratribut Ojol
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga mengenakan atribut ojek online.
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang bersama Polsek Gandus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan perkosaan terhadap seorang siswi sekolah dasar (SD) berinisial P (12). Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga mengenakan atribut ojek online saat peristiwa tersebut terjadi.
Tim gabungan mendatangi sebuah tempat terbuka di Jalan Karang Sari, Kelurahan Gandus, Gandus, Palembang, yang menjadi lokasi perkosaan. Lokasi itu merupakan hamparan semak-semak yang cukup jauh dari pemukiman.
Kapolsek Gandus Palembang AKP I Made Budhi Harta mengungkapkan, olah TKP dilakukan untuk menyisir barang bukti yang kemungkinan tertinggal di lokasi. Sejumlah saksi masih dilakukan pemeriksaan guna mengidentifikasi pelaku.
"Kita sudah lakukan olah TKP, penyisiran di lokasi juga sudah. Kita masih identifikasi pelaku," ungkap Kapolsek Gandus Palembang AKP I Made Budhi Harta, Rabu (6/5).
Jalani Perawatan di Rumah Sakit
Made menyebut korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang setelah menjalani tindakan operasi. Korban mengalami pendarahan hebat dan dokter harus melakukan penjahitan.
"Korban masih dirawat, kondisinya masih trauma berat," kata Made.
Diberitakan sebelumnya, nasib malang dialami seorang bocah perempuan inisial P (12) setelah menjadi korban perkosaan yang dilakukan pria beratribut ojek online. Perkosaan bermula bermula saat korban dan temannya jalan kaki untuk menonton tari India tak jauh dari rumahnya di Jalan Lettu Kadir Karim, Gandus, Palembang, Minggu (3/5) malam.
Kemudian pelaku mengendarai sepeda motor dan memakai jaket ojol menghampiri dengan menawarkan tumpangan. Korban dan saksi menolak dengan cara terus jalan. Namun pelaku malah menarik korban secara paksa dan membawanya pakai motor.
Saksi
Melihat itu, saksi mengurungkan niatnya untuk menonton dan memilih pulang. Dia kemudian memberitahu orangtua korban atas peristiwa yang baru saja mereka alami.
Tak ingin terjadi apa-apa dengan anaknya, keluarga langsung mencari keberadaan korban bersama warga setempat. Setelah puas menyusuri jalanan dan lorong-lorong, keluarga akhurnya menemukan korban terkapar di tempat dan sepi.
Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengkhawatirkan. Keluarga makin panik mendengar pengakuan korban bahwa dia baru saja mengalami perkosaan oleh pria tak dikenal.
Keluarga bersama korban melapor ke Polrestabes Palembang pada malam itu juga. Melihat kondisinya tak stabil, polisi membawa siswi SD itu ke rumah sakit untuk perawatan.