Bareskrim: Sistem Kelistrikan di Sumatra Telah Dipulihkan
Pasokan listrik saat ini telah sepenuhnya beroperasi normal dan stabil.
Bareskrim Polri memastikan pasokan listrik di wilayah Sumatra telah kembali normal 100 persen, setelah mati listrik total (blackout). Pasokan listrik saat ini telah sepenuhnya beroperasi normal dan stabil.
"Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatra telah berhasil dipulihkan sepenuhnya. Dan berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatra telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil," kata Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5).
Selain itu, Bareskrim juga mengungkapkan hasil investigasi awal kasus blackout di Sumatra. "Tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan," kata Nunung.
Tak Ditemukan Unsur Sabotase
Nunung memastikan tidak menemukan adanya unsur kesengajaan atau sabotase pada pemadaman massal tersebut. “Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” ujar Nunung.
Nunung menyebut, hasil investigasi sementara justru mengarah pada gangguan teknis pada sistem transmisi kelistrikan dipicu kondisi cuaca ekstrem.
“Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan,” kata dia.
Oleh krena itu, Nunung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. “Oleh karena itu, kami tekankan kepada seluruh masyarakat bahwa kami imbau agar tetap tenang dan tidak resah, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta adanya narasi-narasi yang menyesatkan bahwa seolah-olah ini adalah sabotase,” pungkasnya.