Cerita Warga Sumbar saat Mati Listrik: Gelap Gulita dan Sinyal Ponsel Sulit
Menurut dia, sudah lama tak ada pemadaman listrik seperti yang terjadi pada Jumat malam itu.
Pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah Sumatra, termasuk Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat 22 Mei 2026 malam. Pemadaman yang terjadi pada malam hari pun membuat kondisi menjadi gelap gulita.
Hal ini diceritakan oleh salah satu warga Kota Padang, Sumatra Barat bernama Haniey Fauziah. Haniey mengatakan pemadaman listrik mulai terjadi usai salat Maghrib saat dirinya hendak keluar untuk mencari makan malam.
"Kalau di Padang mati lampu habis Maghrib mulai mati. Sekitar jam 18.30 WIB," kata Haniey saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (23/5).
Menurut dia, sudah lama tak ada pemadaman listrik seperti yang terjadi pada Jumat malam itu. Selain gelap karena tak ada pencahayaan, pemadaman listrik juga membuat Haniey kepanasan karena cuaca.
"Kalau gelap memang iya, karena sudah lama juga enggak pernah mati lampu. Di sini (juga) panas gerah," ujarnya.
Semalaman hari, Haniey dan keluarga bergantung pada lampu solar untuk pencahayaan hingga listrik menyala pada pukul 21.00 WIB. Mereka juga akhirnya makan malam dengan cahaya yang sangat minim karena listrik padam.
"Karena di luar di pasangin lampu solar tenaga surya. Jadi semalam pas mati lampu kami sekeluarga ngumpul di teras (rumah) karena divsitu hidup lampu suryanya," jelasnya.
"Alhasil ya minim pencahayaan makan malamnya," sambung Haniey.
Baru Menyala Pukul 02.00 Dini Hari
Sementara itu, Putri seorang warga Kabupaten Sumbar menceritakan listrik di rumahnya mulai padam pada Jumat pukul 20.00 WIB dan menyala kembali pada Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB. Dia mengira pemadaman hanya berlangsung beberapa menit, namun ternyata hingga pukul 21.00 WIB listrik belum menyala.
"Sekitar jam 8 malam tiba-tiba lampu mati, enggak biasanya lampu mati. Kalaupun mati biasanya enggak sampe 5 menit, dan kalau misal ada pemadaman lama gitu biasanya diinfoin sama PLN, tapi semalam enggak ada info sama sekali dan nunggu sampe jam 9 malam tetap enggak nyala," tutur Putri saat dihubungi.
Dia pun mencoba untuk melihat area sekitar rumahnya. Putri menuturkan saat itu area rumahnya gelap gulita, termasuk Kota Bukittinggi yang terkenal akan ikon Jam Gadang.
"Pas lihat ke luar ternyata semua gelap, termasuk area kota Bukittinggi, yang nyala cuma kawasan hotel-hotel aja yang pake genset mungkin," ucap dia.
Sinyal Ponsel Error
Selain gelap gulita, Putri mengungkapkan tak ada sinyal ponsel selama pemadaman listrik. Dia pun mendapatkan informasi bahwa tak ada toko maupun warung sekitar rumahnya yang buka. "Kondisi gelap gulita, enggak ada sinyal dan infonya toko-toko dan warung-warung pada tutup," kata Putri.
Dia mendapatkan informasi bahwa pemadaman listrik terjadi karena ada masalah di gardu listrik PLN dengan estimasi pulih 6-8 jam. Putri pun bersyukur listrik kembali menyala pada pukul 02.00 dini hari, meski sinyal internet masih belum stabil.
"Cek di salah satu grup WA katanya ada masalah di gardu listrik PLN di daerah Muaro Jambi, estimasi nyala bisa 6-8 jam. Akhirnya listrik bisa nyala sekitar pukul 2 pagi, dan yang bikin makin kesulitan saat listrik padam adalah sinyal juga ikutan susah dan bahkan enggak bisa akses internet selama berjam-jam," kata dia.