Listrik Menyala, Aktivitas Warga Sumbar Kembali Normal
Pasokan listrik di sejumlah wilayah Sumatra Barat mulai pulih usai blackout. Aktivitas warga dan jaringan komunikasi berangsur normal.
Pasokan listrik di sejumlah wilayah Sumatra Barat mulai kembali normal usai gangguan yang menyebabkan pemadaman di berbagai daerah di Pulau Sumatra, Jumat (22/5/2026).
Warga di beberapa kota seperti Batusangkar, Bukittinggi, hingga Solok menyebut aliran listrik dan jaringan komunikasi mulai berfungsi kembali secara bertahap.
Warga Batusangkar bernama Ucy (27) mengatakan listrik di wilayahnya kembali menyala sekitar pukul 21.30 WIB pada Jumat malam. Menurut dia, kondisi listrik langsung stabil setelah aliran kembali masuk.
“Tadi malam lampu hidup sekitar jam 21.30 WIB, setelah lampu hidup karena baterai HP saya sudah habis, saya langsung cas,” kata Ucy kepada Liputan6.com, Sabtu (23/5/2026).
Ia mengaku tidak merasakan gangguan tegangan listrik saat aliran kembali normal.
“Waktu lampu hidup, listriknya sih langsung terang gitu ya bukan yang redup,” ujarnya.
Sementara itu, warga Bukittinggi, Nia (29), mengatakan jaringan telepon seluler dan internet baru kembali normal beberapa menit setelah listrik menyala.
“Sinyal juga baru ada sekitar 21.40 WIB,” kata Nia.
Pemulihan di Solok Berlangsung Lebih Lama
Berbeda dengan daerah lain, pemulihan listrik di Kota Solok berlangsung lebih lambat. Warga setempat, Mawar (28), mengatakan listrik baru kembali menyala sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
“Di Solok listrik baru hidup jam 2 malam dan stabil sekitar pagi ini sekitar jam 08.00 WIB,” ujar Mawar.
Menurut dia, aktivitas rumah tangga dan komunikasi warga kini sudah kembali berjalan normal setelah pasokan listrik stabil.
“Alhamdulillah sudah (aktivitas kelistrikan),” jelas Mawar.