Pasokan Listrik Jakarta Pulih, Layanan MRT Jakarta Kembali Normal
Beberapa wilayah Jakarta sempat terjadi gangguan suplai listrik yang bersumber dari beberapa Gardu Induk (GI).
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melaporkan, pasokan listrik di Jakarta telah pulih 100 persen pada pukul 20.00 WIB, usai sempat terjadi pemadaman di beberapa wilayah.
"PLN pastikan seluruh wilayah yang mengalami gangguan suplai dari Gardu Induk telah kembali normal pada pukul 20.00 WIB. Mulai dari wilayah Angke, Kebon Jeruk, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang, Ketapang dan Karet," kata Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika, Kamis (9/4).
Sebelumnya, PLN UID Jaya mengabarkan bahwa beberapa wilayah Jakarta sempat terjadi gangguan suplai listrik yang bersumber dari beberapa Gardu Induk (GI).
"Saat ini wilayah yang masih terdampak padam adalah daerah Angke dan sekitarnya. PLN tengah melakukan upaya penormalan bertahap," ujar Haris sebelumnya dalam statemen tertulis kepada media.
Di sisi lain, PT MRT Jakarta (Perseroda) juga menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan operasional pada beberapa stasiun pada Kamis, 9 April 2026 pukul 17.57 WIB.
Gangguan operasional ini disebabkan oleh kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW) yang mengakibatkan sebagian fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, eskalator, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami gangguan.
Kondisi Blackout
"Seluruh stasiun elevated sempat mengalami kondisi blackout, namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali," ungkap Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo secara terpisah.
"MRT Jakarta telah melakukan langkah-langkah penanganan dan penormalan secara cepat serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan layanan dapat kembali berjalan normal," dia menambahkan.
Rendy melaporkan, saat ini petugas di lapangan MRT terus memantau kondisi dan memastikan layanan tetap berjalan dengan baik.
"Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, keselamatan Pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas kami," tuturnya.
Layanan MRT Jakarta Kembali Normal
Layanan MRT Jakarta dipastikan telah kembali normal setelah sebelumnya mengalami gangguan operasional akibat masalah pasokan listrik pada Kamis (9/4/2026) petang.
Gangguan terjadi sekitar pukul 17.57 WIB dan berdampak pada sejumlah stasiun, khususnya di jalur layang (elevated). Akibatnya, berbagai fasilitas pelayanan penumpang yang ada di stasiun MRT Jakarta seperti penerangan, elevator, hingga eskalator sempat tidak berfungsi.
“Seluruh stasiun elevated sempat mengalami kondisi blackout, namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali,” kata Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Rendy Primartantyo dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4).
Ia menjelaskan gangguan dipicu kendala pasokan listrik dari pihak PLN di area CSW. Menurut dia, saat gangguan listrik terjadi, MRT Jakarta dengan sigap langsung melakukan langkah penanganan, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan layanan.
“MRT Jakarta telah melakukan langkah-langkah penanganan dan penormalan secara cepat serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan layanan dapat kembali berjalan normal,” katanya.
Saat ini, operasional kereta dan fasilitas stasiun telah kembali berjalan sebagaimana mestinya. Petugas di lapangan juga masih disiagakan untuk memantau kondisi dan memastikan tidak ada gangguan lanjutan.
“Saat ini, petugas di lapangan MRT terus memantau kondisi dan memastikan layanan tetap berjalan dengan baik. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala,” lanjutnya.
MRT Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat insiden tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, keselamatan Pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas kami,” ujar Rendy.