FOTO: Penderitaan Warga Palestina di Gaza Hidup Bertahan di Kegelapan Tanpa Listrik, Cuaca Panas dan Dinginnya Malam

Warga Palestina di Gaza masih bertahan hidup tanpa listrik yang memadai.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Penderitaan Warga Palestina di Gaza Hidup Bertahan di Kegelapan Tanpa Listrik, Cuaca Panas dan Dinginnya Malam
FOTO: Penderitaan Warga Palestina di Gaza Hidup Bertahan di Kegelapan Tanpa Listrik, Cuaca Panas dan Dinginnya Malam (Merdeka.com)

Masih banyak warga Palestina yang meninggalkan rumah mereka mengungsi ke sekolah-sekolah yang bisa saja menjadi target serangan pasukan zionis Israel di Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

Ratusan warga Palestina yang meninggalkan rumah mereka masih mengungsi ke sebuah sekolah di Khan Younis, selatan Jalur Gaza, setelah serangan militer Israel yang terus berlangsung di tengah konflik Israel-Hamas. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Ratusan warga Palestina yang meninggalkan rumah mereka masih mengungsi ke sebuah sekolah di Khan Younis, selatan Jalur Gaza, setelah serangan militer Israel yang terus berlangsung di tengah konflik Israel-Hamas. Foto: REUTERS / Mohammed Salem<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kondisi tempat pengungsian tidak adanya aliran listrik telah menambah buruk keadaan. Mereka juga terpaksa merasakan hidup dalam suasana kegelapan malam hari. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Cuaca panas yang ekstrem yang melanda wilayah tersebut juga menambah parah keadaan mereka. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Cuaca panas yang ekstrem yang melanda wilayah tersebut juga menambah parah keadaan mereka. Foto: REUTERS / Mohammed Salem<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejak serangan dimulai, banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan mencari perlindungan di berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah-sekolah yang dengan cepat diubah menjadi tempat penampungan darurat. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Di sekolah ini, para pengungsi berusaha bertahan hidup tanpa listrik. Selain itu, distribusi air bersih dan makanan juga sulit. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Di sekolah ini, para pengungsi berusaha bertahan hidup tanpa listrik. Selain itu, distribusi air bersih dan makanan juga sulit. Foto: REUTERS / Mohammed Salem<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seperti Amal Nsair, seorang wanita Palestina yang mengungsi ini sedang mengipasi anak-anaknya saat mereka tidur di sekolah tempat mereka berlindung dari cuaca panas dan udara dingin malam hari. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara itu, upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan terus berlangsung, meskipun hasilnya masih belum jelas.

Di tengah ketidakpastian ini, warga Palestina di Jalur Gaza hanya bisa berharap bahwa perdamaian akan segera terwujud. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seorang anak pengungsi Palestina dari keluarga Nsair tidur sambil berlindung di sekolah selama cuaca panas dan pemadaman listrik, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 25 Juni 2024. Foto: REUTERS / Mohammed Salem

Rekomendasi