Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua, secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kawasan Festival Danau Sentani (FDS) Jayapura. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, pada Minggu lalu, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan salah satu agenda pariwisata unggulan daerah. Fokus utama menjaga kebersihan adalah di Pantai Khalkote, lokasi utama penyelenggaraan festival yang akan menarik perhatian wisatawan.
Langkah ini diambil mengingat FDS Jayapura merupakan ajang pariwisata berskala internasional yang akan dikunjungi oleh ribuan orang, baik dari dalam maupun luar negeri. Kebersihan dan keindahan lokasi festival menjadi cerminan kesiapan daerah dalam menyambut tamu. Oleh karena itu, tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman bukan hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat Jayapura.
Bupati Wonda menegaskan bahwa persiapan menjelang pelaksanaan FDS XV tahun 2026 telah dimulai dengan serius, termasuk aspek kebersihan dan infrastruktur. Seluruh upaya ini bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung serta mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan berpartisipasi. Dengan demikian, FDS Jayapura diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pendorong ekonomi lokal.
Advertisement
Advertisement
Tanggung Jawab Bersama Menjaga Lingkungan FDS Jayapura
Kebersihan kawasan Festival Danau Sentani (FDS) Jayapura merupakan cerminan dari kesiapan tuan rumah dalam menyambut event berskala internasional. Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menekankan bahwa keindahan dan kebersihan Pantai Khalkote, sebagai lokasi utama FDS, adalah tanggung jawab kolektif. "Untuk itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat senantiasa menjadi kawasan Pantai Khalkote sebagai lokasi FDS tetap bersih," kata Wonda, menegaskan bahwa ini bukan hanya tugas pemerintah daerah, melainkan juga seluruh masyarakat yang mendiami wilayah tersebut, agar citra pariwisata Jayapura tetap terjaga.
Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan FDS Jayapura sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan menarik bagi pengunjung. Dengan lokasi yang bersih dan tertata rapi, wisatawan akan merasa lebih betah dan menikmati setiap rangkaian acara yang disajikan. Hal ini secara langsung akan meningkatkan daya tarik FDS Jayapura sebagai destinasi wisata budaya dan alam yang patut dikunjungi.
Pemerintah daerah terus menggalakkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, terutama di area publik yang menjadi sorotan. Edukasi dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah serta pentingnya menjaga fasilitas umum terus dilakukan. Harapannya, semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan FDS Jayapura dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang melekat di tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Gotong Royong Mematangkan Persiapan FDS XV 2026
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama dengan jajaran TNI-Polri dan masyarakat telah melaksanakan kerja bakti massal di kawasan Pantai Khalkote. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan FDS XV tahun 2026. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga dalam menyukseskan acara besar ini.
Kerja bakti tersebut tidak hanya fokus pada pembersihan area, tetapi juga penataan berbagai fasilitas pendukung yang akan digunakan selama festival berlangsung. Setiap elemen masyarakat diajak untuk berkontribusi, menunjukkan bahwa FDS Jayapura adalah milik bersama dan kesuksesannya bergantung pada partisipasi semua pihak. Upaya kolektif ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana festival yang kondusif dan meriah.
Bupati Wonda menyatakan bahwa kerja bakti ini adalah salah satu dari banyak langkah persiapan yang sedang berjalan. "Ini menjadi salah satu upaya kami untuk mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan FDS XV tahun ini," ujarnya, menegaskan bahwa pemerintah daerah serius dalam mempersiapkan FDS XV 2026, tidak hanya dari segi acara tetapi juga dari aspek lingkungan dan infrastruktur. Dengan demikian, FDS Jayapura diharapkan dapat berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh pengunjung.
Advertisement
Advertisement
Infrastruktur dan Kenyamanan Pengunjung FDS Jayapura
Selain aspek kebersihan, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga memberikan perhatian serius terhadap kesiapan infrastruktur di kawasan utama FDS Jayapura. Bupati Yunus Wonda memastikan bahwa seluruh pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas maupun target waktu penyelesaian. Ini termasuk perbaikan jalan, penataan area pameran, serta penyediaan fasilitas umum yang memadai.
Kesiapan lokasi menjadi prioritas utama demi memberikan rasa nyaman dan aman bagi setiap pengunjung yang datang ke FDS Jayapura. "Kesiapan lokasi menjadi salah satu prioritas kami demi memberikan rasa nyaman bagi setiap pengunjung tetapi juga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," kata Wonda, menekankan bahwa fasilitas yang baik dan terawat akan menunjang pengalaman wisatawan selama berada di festival. Selain itu, infrastruktur yang mumpuni juga akan mendukung kelancaran operasional para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan menjajakan produk mereka.
Proses pembangunan dan perbaikan infrastruktur ditargetkan selesai tepat waktu, sehingga lokasi festival siap digunakan sepenuhnya pada bulan September 2026. Komitmen ini menunjukkan dedikasi pemerintah daerah untuk menyelenggarakan FDS Jayapura yang tidak hanya meriah, tetapi juga profesional dan berstandar internasional. Dengan begitu, FDS Jayapura dapat terus menjadi magnet pariwisata yang membanggakan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews