Lrt Jabodebek
Topik Populer
Berita Utama
-
-
-
-
-
anti pelecehan LRT Jabodebek Perkuat Antisipasi Pelecehan Seksual, Pastikan Transportasi Publik Aman dan Nyaman
-
-
angkutan perkotaan Peningkatan Mobilitas Penumpang KAI Group 2025 Capai 442 Juta Orang, Perkuat Konektivitas Nasional
-
-
commuter line Mengapa Penanganan Darurat KAI Setara Singapura dan Jepang? Ini Standar Keselamatan Internasional di Berbagai Moda KAI Group
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Reaksi Kuasa Hukum Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun oleh Jaksa
-
Alasan Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara
-
Nadiem Makarim Bantah Kenaikan Harta Rp4,87 T Terkait Korupsi Chromebook, Sebut Nilai IPO GOTO
-
Dituntut Ganti Rp5,6 Triliun, Peningkatan Kekayaan Nadiem Makarim Dinilai JPU Tak Seimbang dengan Penghasilan
-
Kekecewaan Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook: Tuntutan Saya Lebih Besar daripada Teroris
Berita Utama Lainnya
Penambahan perjalanan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan terhadap para pengguna.
Perawatan dan perbaikan fasilitas jasa transportasi umum LRT ini dilakukan secara berkala.
Penutupan akses ini rencananya akan dimulai pada 18 Februari 2024 atau hari Minggu pekan ini.
Penambahan waktu layanan ini juga berdampak pada jumlah perjalanan LRT Jabodebek yang bertambah hingga 264 perjalanan.
Moda Transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek resmi ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional Perkeretaapian.
Masyarakat memiliki peran penting dalam keberlangsungan LRT Jabodebek termasuk ikut menjaga keamanan.
Mulai dari tas, perangkat elektronik, uang tunai uang elektronik, hingga aksesoris pribadi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan LRT Jabodebek dapat melayani sebanyak 69.000 penumpang per harinya pada 2024.
Saat ini perjalanan kereta yang terdampak gangguan sudah kembali berjalan dan berangsur normal.
Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Harjamukti dan Stasiun Bekasi Barat menjadi stasiun yang paling banyak melayani pengguna.