Sorot
{{caption}}
BI Rate Naik, BCA Yakin Kredit Tetap Tumbuh

{{caption}}
Model Rekayasa Cerita jadi Korban Begal Hingga Viral, Warga Diminta Tak Main-Main

{{caption}}
Sempat Sentuh Level 5.000, IHSG Berbalik Menguat di Sesi I Perdagangan

{{caption}}
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Pasar Senen, KAI Beri Penjelasan

{{caption}}
Petugas Damkar Pastikan Hanya Satu Ruangan di Kampus Binus yang Terbakar

{{caption}}
IHSG Masih Tertekan, Tengok Strategi Investasi Saat Pasar Berfluktuasi

Topik Terkait
{{caption}}
Bank Indonesia Bakal Batasi Lagi Pembelian Dolar AS, Transaksi Tanpa Dokumen Sudah Menurun

Ruth mengungkapkan nilai transaksi yang sebelumnya berada di kisaran USD76.000 hingga USD78.000 per hari turun menjadi sekitar USD62.000 per hari.

{{caption}}
Gubernur BI: Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Adapun menurutnya, saat ini skor metrik ARA Indonesia masih di atas 100, yang merupakan batas bawah aman minimum.

{{caption}}
Rupiah Sentuh Rp17.500: Pemerintah dan BI Perkuat Stabilitas Pasar Rupiah dengan Langkah Agresif

Pelemahan Rupiah hingga Rp17.500 per dolar AS memicu pemerintah dan Bank Indonesia mengambil langkah agresif. Simak upaya menjaga stabilitas pasar Rupiah dan kepercayaan investor melalui kebijakan fiskal dan moneter terkoordinasi.

{{caption}}
FOTO: BI Akan Memperketat Pembelian Dolar AS di Tengah Tekanan Rupiah

Bank Indonesia akan memperketat pembelian dolar AS di pasar domestik sebagai langkah menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global.

{{caption}}
7 Langkah Bank Indonesia untuk Memperkuat Nilai Tukar Rupiah, Sudah Kantongi Izin Prabowo

Tujuh strategi itu, yang pertama, Bank Indonesia terus memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

{{caption}}
Respons BI Soal Rupiah Tembus Rp17.300

Rupiah menembus Rp17.300 per dolar AS. BI menyebut tekanan global sebagai pemicu dan memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
BI Komitmen Penuh Optimasi Operasi Moneter Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmen penuh dalam optimasi operasi moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, merespons depresiasi akibat ketidakpastian global dan konflik geopolitik.

{{caption}}
BI Ungkap Fakta DHE SDA: Suplai Dolar Domestik Melonjak, Cadangan Devisa Tak Langsung Terangkat

Bank Indonesia (BI) menyatakan kebijakan DHE SDA sukses tingkatkan suplai dolar di pasar domestik, namun tak serta merta dongkrak cadangan devisa. Mengapa demikian?

{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Pasar: Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini

Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas rupiah dan likuiditas pasar. Rupiah terpantau menguat tipis di awal pekan, bagaimana strategi BI?

{{caption}}
Gubernur BI Ungkap Alasan Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

BI memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,25%.

{{caption}}
Stabilkan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6 Persen

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 6 persen.

{{caption}}
BI Ungkap Strategi Jaga Rupiah, Perkuat Likuiditas Valas dan Redam Panic Buying Dolar di Masyarakat

Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap pelemahan rupiah, Bank Indonesia memastikan likuiditas valuta asing, khususnya dolar Amerika Serikat, tetap terjaga.

{{caption}}
Transaksi Mata Uang Lokal Melonjak 309 Persen, China Jadi Mitra Terbesar RI

Bank Indonesia mencatat nilai transaksi LCT mencapai USD 22,61 miliar hingga April 2026, naik 309 persen dibanding tahun lalu.

{{caption}}
Gubernur BI hingga Menkeu Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo ke Istana

Prabowo memanggil Gubernur BI dan sejumlah menteri di sektor ekonomi ke Istana untuk membahas under invoicing hingga tata kelola ekspor SDA.

{{caption}}
Transaksi QRIS Melonjak 108 Persen pada April 2026

Pada bulan April 2026, transaksi QRIS mengalami pertumbuhan hingga tiga digit, dan jumlah penggunanya telah mencapai 63 juta orang.

{{caption}}
BI Perluas QRIS ke India dan Timor Leste, Target Rampung Tahun Ini

Bank Indonesia menargetkan QRIS lintas negara dapat dioperasikan di India, Hong Kong, dan Timor Leste pada 2026, sejalan dengan meningkatnya transaksi digital.

{{caption}}
Dubes Djauhari Dorong Hubungan Dagang RI-China Jangka Panjang, Bukan Sekadar Pembeli-Penjual

Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, menekankan pentingnya membangun Hubungan Dagang RI-China Jangka Panjang yang melampaui transaksi jual-beli biasa, mendorong kemitraan strategis dan investasi.

{{caption}}
DPR Dorong Kebijakan Terpadu Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Anggota DPR RI mendesak penguatan kebijakan terpadu untuk menjaga Stabilitas Rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global, menekankan pentingnya langkah strategis jangka panjang.

{{caption}}
Rupiah Tertekan di Tengah Gejolak Timur Tengah dan Sinyal Kebijakan The Fed

Nilai tukar Rupiah tertekan akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan sinyal kebijakan suku bunga The Fed. Simak analisis lengkap mengenai faktor-faktor pemicunya.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah: Ketegangan Geopolitik dan Defisit APBN Bayangi Ekonomi Nasional

Pelemahan Rupiah terus berlanjut di tengah ketidakpastian perang Iran-AS-Israel dan kekhawatiran defisit APBN 2026, memicu pelaku pasar menghindari aset berisiko.

{{caption}}
Rupiah Melemah di Awal Perdagangan Jumat, Tembus Rp16.923 per Dolar AS

Nilai tukar Rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, mencapai Rp16.923 per dolar AS, melanjutkan tren fluktuasi mata uang domestik.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah Tertekan Ketegangan AS-Iran dan Kebijakan Dagang Global

Nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Pelemahan Rupiah ini dipicu ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, serta sentimen ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan perdagangan.

{{caption}}
Ekonom Proyeksi Rupiah Menguat di Paruh Kedua 2024, Ini Pemicunya

Ekonom memproyeksikan Rupiah Menguat mulai Agustus hingga akhir tahun 2024, didukung kondisi global yang kondusif dan fundamental ekonomi domestik yang kuat, menawarkan prospek menarik bagi pasar keuangan.