Sorot
{{caption}}
[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG

{{caption}}
Miris Kasus Pelecehan Anak di Bekasi, Terbongkar Usai Pengakuan Korban

{{caption}}
DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap

{{caption}}
Jemaah Haji Khusus Jalan hingga 7 Kilometer di Mina, Penempatan Maktab Disorot

{{caption}}
Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028

{{caption}}
Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah

Topik Terkait
{{caption}}
Rupiah Kian Melemah, Level Rp18.000 per Dolar AS di Depan Mata

Tekanan eksternal akibat memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur disebut menjadi pemicu utama pelemahan mata uang Rupiah.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah, Sentuh Level Rp17.796 per USD

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat perkembangan terbaru konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

{{caption}}
Kurs Rupiah Merosot ke Level Rp17.794 per USD, Pengamat Ungkap Biang Keroknya

Pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen eksternal yang memburuk, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga lonjakan harga minyak.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Rupiah Merosot ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Masih Menekan Pasar

Tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi sentimen global, terutama perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

{{caption}}
Dipicu Konflik Timur Tengah, Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah Hingga Sentuh Level Rp17.728 per USD

Pelemahan rupiah dipicu dampak dari konflik Timur Tengah yang merembet ke harga minyak mentah dan inflasi AS.

{{caption}}
Pergerakan Rupiah Sepekan Terakhir, Merangkak Naik Mulai Rp17.388 Kini Sentuh Rp17.600 di Akhir Pekan

Sejak Senin, 11 Mei 2026. Nilai tukar rupiah di pasar spot exchange melemah 6 poin (0,03%) ke level Rp17.388 per dolar AS.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 15 Mei 2026 Sentuh 17.600 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai angka 17.600 pada pagi hari Jumat, 15 Mei 2026.

{{caption}}
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Berpotensi Tertekan pada Perdagangan Senin

Adapun rupiah pada perdagangan Jumat sore (8/5) ditutup melemah 49 poin ke level Rp 17.382 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 17.359 per dolar AS.

{{caption}}
Jelang Akhir Pekan, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Loyo di Level Ini

Perhatikan pergerakan nilai tukar rupiah di akhir sesi perdagangan hari ini, Jumat, 8 Mei 2026.

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Tekanan Diprediksi Berlanjut

Rupiah melemah hingga tembus Rp17.300 per dolar AS. Analis memprediksi level Rp17.400 bisa tercapai akhir April akibat tekanan geopolitik global.

{{caption}}
Konflik Geopolitik di Timur Tengah Picu Rupiah Melemah Tajam

Nilai tukar Rupiah melemah signifikan hari ini, mencapai Rp16.979 per dolar AS, dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan AS dan Iran, sebuah situasi yang dinilai pengamat lebih parah dari krisis sebelumnya.

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp18.066 per Dolar AS pada Jumat Pagi

Perkiraan menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang 18.050 hingga 18.120 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat, 5 Juni 2026.

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp18.016 per Dolar AS, Ini Sektor yang Untung dan Rugi

Pelemahan ini membuat rupiah kembali bergerak di atas level psikologis Rp18.000 per dolar AS sebelumnya menjadi perhatian pelaku pasar dan analis keuangan.

{{caption}}
Sinyal Damai AS-Iran: Pengamat Unej Ungkap Dampak Penurunan Harga Minyak Global

Pengamat ekonomi Unej menyoroti sinyal damai AS-Iran yang berpotensi menurunkan harga minyak global, membawa angin segar namun juga tantangan bagi stabilitas ekonomi Indonesia.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bakal Tembus Rp18.000 per USD dalam Waktu Dekat, Ini Penyebabnya

Ibrahim memprediksi pasca libur Idul Adha rupiah berpotensi menyentuh Rp17.900 hingga penutupan perdagangan sore hari ini Kamis 28 Mei 2026.

{{caption}}
Ketua Komisi XI DPR Tegaskan Penurunan Rupiah Kini Tak Separah Krisis 1998

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan penurunan rupiah saat ini berbeda jauh dengan krisis 1998, menyoroti struktur ekonomi yang lebih kuat dan ketahanan sektor perbankan.

{{caption}}
Ekonom Sebut Rupiah Sulit Turun di Bawah Rp17.000 per USD Meski BI Sudah Naikkan Suku Bunga Acuan

Menurut Josua, secara teoritis rupiah sebenarnya memiliki peluang untuk berada di level yang lebih kuat, bahkan di bawah Rp17.000 per dolar AS.

{{caption}}
Jaga Stabilitas Nasional, Koordinasi Lintas Kementerian Kawal Subsidi Energi

Pemerintah Indonesia melalui koordinasi lintas kementerian terus berupaya menjaga ketersediaan dan penyaluran Subsidi Energi bagi masyarakat di tengah dinamika geopolitik global yang bergejolak.

{{caption}}
Gedung Putih Harap Kejelasan Kesepakatan Iran AS Pekan Depan di Tengah Proposal Baru

Pemerintahan AS berharap ada kejelasan terkait Kesepakatan Iran AS pada akhir pekan depan, menyusul proposal baru dari Presiden Trump dan tanggapan dari Teheran yang dinanti.

{{caption}}
Diplomasi Prabowo di Paris: Perkuat Pertahanan, Ekonomi, dan Suara Palestina

Presiden Prabowo Subianto telah tiga kali mengunjungi Paris dalam lima bulan pertama tahun 2026. Kunjungan ini menggarisbawahi intensitas Diplomasi Prabowo di Paris untuk memperkuat kerja sama strategis Indonesia-Prancis di berbagai sektor, termasuk perta

{{caption}}
Qodari: Diplomasi Prabowo Unik, Jalin Hubungan Baik dengan Pemimpin Adidaya Dunia

Kepala Bakom Muhammad Qodari menyoroti keunikan Diplomasi Prabowo yang mampu menjalin relasi erat dengan pemimpin negara adidaya, membawa manfaat besar bagi Indonesia.

{{caption}}
Washington Rampas Aset Kripto Iran Senilai $1 Miliar, Menkeu AS: Seperti Mengambil Dompet Mereka

Amerika Serikat mengumumkan **rampasan aset kripto Iran** senilai $1 miliar, menegaskan upaya berkelanjutan untuk menekan Teheran melalui jalur finansial dan berkoordinasi dengan sekutu Eropa.

{{caption}}
Presiden Vietnam To Lam Desak Pengendalian Diri di Tengah Krisis Tatanan Internasional

Presiden Vietnam To Lam menyerukan pengendalian diri dan dialog di Shangri-La Dialogue, menyoroti bahaya persaingan geopolitik dan meningkatnya ketidakstabilan global yang memicu Krisis Tatanan Internasional.