Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Chelsea vs Leeds United: Lupakan Nestapa Liga Inggris, The Blues ke Final Piala FA

{{caption}}
Menengok Progres Penataan Kampung Kumuh dan Rawan di Jakarta, Rampung Tahun Depan

{{caption}}
Kronologi Kebakaran Maut di Lubang Buaya Jakarta Timur Tewaskan Satu Warga

{{caption}}
Kemenko Pangan Godok Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Lokal untuk MBG

{{caption}}
Hasil MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Kandas

{{caption}}
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju

Topik Terkait
{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan Februari 2026 di 4,75 Persen

Perry menyatakan, keputusan tersebut sejalan dengan fokus kebijakan bank sentral saat ini. Khususnya pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Desember 2025

Bank Indonesia menahan BI-Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025 sambil merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 menjadi sekitar 3,2 persen.

{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
Gubernur BI Ungkap Alasan Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

BI memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,25%.

{{caption}}
Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

Ke depan, BI akan terus memantau ruang penurunan suku bunga lebih lanjut dengan mempertimbangkan stabilitas Rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di Level 6,00 Persen

Diharapkan kinerja mata uang Rupiah terhindar dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik.

{{caption}}
Hadapi Gejolak Global, Gubernur Bank Indonesia Fokus Jaga Stabilisasi Kurs Rupiah

Pada bulan November 2024, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level enam persen.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
Demi Stabilitas Rupiah, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen

Ke depan tren penurunan suku bunga kebijakan negara maju khususnya Amerika Serikat terus berlanjut.

{{caption}}
Ketidakpastian Ekonomi Global Justru Untungkan Indonesia, Begini Penjelasannya

Bank Indonesia melihat inflasi di Amerika Serikat mendekati inflasi jangka menengah.

{{caption}}
Analis: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Investasi di Indonesia Bisa Kehilangan Daya Tarik

Selama kondisi ekonomi belum memberikan ruang yang cukup kuat untuk perubahan kebijakan, maka BI cenderung akan mempertahankan suku bunga.

{{caption}}
Dampak Konflik Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga 4,75% di Maret 2026

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, yaitu BI Rate, di angka 4,75 persen pada bulan Maret 2026.

{{caption}}
The Fed dan Bank Indonesia Kompak Turunkan Suku Bunga, Begini Dampak Bakal Dirasakan

Kesamaan arah kebijakan dua bank sentral besar ini menandakan adanya tren global menuju penurunan suku bunga.

{{caption}}
Bank Indonesia Telah Turukan Suku Bunga Acuan 6 Kali di Era Prabowo-Gibran

Perry menegaskan, kebijakan moneter kali ini ditempuh dengan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas inflasi dan dorongan ekonomi.

{{caption}}
Trivia: Sektor Properti Bali Bergairah, Relaksasi Suku Bunga Acuan BI Bawa Angin Segar untuk Harga Rumah

Relaksasi suku bunga acuan Bank Indonesia membawa angin segar bagi sektor properti, khususnya di Bali. Simak bagaimana kebijakan ini memengaruhi harga rumah dan daya beli masyarakat.

{{caption}}
Info Terbaru: Bank Indonesia Kembali Turunkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Bank Indonesia juga turut menurunkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen.

{{caption}}
Instrumen SRBI Capai Rp 885,41 triliun, BI Yakin Rupiah Tetap Stabil

Bank Indonesia melaporkan posisi SRBI mencapai Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate dipertahankan di angka 4,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Ini Alasannya

Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah

{{caption}}
The Fed Tahan Suku Bunga, Ini Alasan Bank Sentral AS Pertahankan Kebijakan

The Fed, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian inflasi dan dampak perang di Iran terhadap ekonomi global.

{{caption}}
IHSG Berpotensi Variatif Hari Ini di Tengah Sentimen Domestik dan Global yang Kuat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak variatif hari ini, dipengaruhi oleh sentimen domestik dan global yang menarik perhatian investor.

{{caption}}
Kurs Rupiah Dibayangi Rilis Inflasi AS: Pasar Menanti Sinyal The Fed

Kurs Rupiah bergerak terbatas di tengah fokus pasar menanti rilis data inflasi AS yang akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed, memicu ketidakpastian investor.

{{caption}}
BI Siaga Suku Bunga Tetap Tinggi, Meskipun Trump Sudah Ganti Bos The Fed

Destry melihat, sosok Kevin Warsh sebagai bos baru The Fed tampaknya tidak akan begitu saja mengikuti keinginan Trump untuk segera menurunkan Fed Funds Rate.