Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Prabowo Target Bangun 100 GW PLTS, MKI: Kita Punya Banyak Matahari

{{caption}}
Kronologi Ketua DPC Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditikam OTK hingga Tewas di Bandara

{{caption}}
Geram Dituduh Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polisi

{{caption}}
Wamentan Dampingi Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Danurejo, Pastikan Stok Beras Aman

{{caption}}
Kim Hye Yoon Ungkap Pengalaman Syuting di Waduk Salmokji, Termasuk Ritual yang Bikin Merinding

{{caption}}
Suami Depresi, Ibu Buruh Tani Bangga Anaknya Kini Bisa Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat dari Pemerintah

Topik Terkait
{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan Februari 2026 di 4,75 Persen

Perry menyatakan, keputusan tersebut sejalan dengan fokus kebijakan bank sentral saat ini. Khususnya pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
Rupiah Dekati Rp17.000, Analis Prediksi BI Tak Ubah BI-Rate

Analis memperkirakan BI menahan suku bunga acuan 4,75% demi menjaga stabilitas rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Desember 2025

Bank Indonesia menahan BI-Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025 sambil merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 menjadi sekitar 3,2 persen.

{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
BI Cermati Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan September 2025

Kebijakan suku bunga harus dijalankan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama inflasi dan stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,5 Persen

Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di Level 6,00 Persen

Diharapkan kinerja mata uang Rupiah terhindar dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
Demi Stabilitas Rupiah, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen

Ke depan tren penurunan suku bunga kebijakan negara maju khususnya Amerika Serikat terus berlanjut.

{{caption}}
Ternyata Ini 5 Alasan Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Jadi 6 Persen

Perry memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunganya selama 3 bulan kedepan secara berturut-turut hingga akhir tahun.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS

Rupiah diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung melemah di kisaran Rp17.140–Rp17.180 per dolar AS, dipengaruhi tekanan global dan konflik Timur Tengah.

{{caption}}
Perkuat Ketersediaan Rupiah, Kas Keliling BI Papua Sasar Wilayah 3T

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua terus mengoptimalkan program Kas Keliling BI Papua untuk memastikan uang rupiah layak edar tersedia di daerah 3T, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat rupiah.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.127 per USD

Pergerakan rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen pasar yang cenderung berhati-hati.

{{caption}}
BI Komitmen Penuh Optimasi Operasi Moneter Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmen penuh dalam optimasi operasi moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, merespons depresiasi akibat ketidakpastian global dan konflik geopolitik.

{{caption}}
Kurs Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah, Sentuh Rp17.140 Akibat Geopolitik

Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (9/4), rupiah ditutup melemah 80 poin ke level Rp 17.092 dari posisi sebelumnya Rp 17.012.

{{caption}}
Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Tekanan Nilai Rupiah, Membuka Peluang Peningkatan Ekspor

Penguatan dolar AS terjadi secara global terhadap berbagai mata uang, termasuk rupiah, terutama di negara-negara berkembang.

{{caption}}
Kurs Rupiah Sentuh Level Rp17.105 per USD, Bank Indonesia Respons Begini

Di tengah ketidakpastian global yang sangat tinggi, maka saat ini stabilitas menjadi prioritas utama bagi Bank Indonesia (BI).

{{caption}}
Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.105 per USD, Tenggat Waktu Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Pasar

Sepanjang sesi perdagangan, Rupiah bahkan sempat tertekan lebih dalam hingga melemah 75 poin sebelum akhirnya sedikit memangkas pelemahan menjelang penutupan.

{{caption}}
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, BI Turun Tangan Intervensi

Nilai tukar Rupiah semakin melemah dan mencapai Rp 16.985 per dolar AS akibat dampak konflik di Timur Tengah.

{{caption}}
Purbaya Yakin Kurs Rupiah Masih Kuat: Yang Enggak Punya Duit yang Jelek-Jelekin

Berkaca pada pengalaman di perang-perang sebelumnya, Purbaya menyebut depresiasi atau pelemahan Rupiah hanya di kisaran 0,3 persen.

{{caption}}
Prabowo Harap Skenario Terburuk di Timur Tengah Tak Terjadi, Waspadai Dampak Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapan agar skenario terburuk di Timur Tengah tidak terjadi, seraya menegaskan kewaspadaan pemerintah terhadap potensi Dampak Konflik Timur Tengah pada perekonomian nasional.

{{caption}}
Airlangga Paparkan Skenario Terburuk Defisit APBN Capai 4,06 Persen Akibat Konflik Asia Barat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan skenario terburuk Defisit APBN yang dapat mencapai 4,06 persen, memicu kekhawatiran akibat eskalasi konflik di kawasan Asia Barat.