Sorot
{{caption}}
Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima

{{caption}}
Tujuan Prabowo Jadikan Himbara Perbankan Patriotik

{{caption}}
Kenalkan Perbankan Patriotik, Prabowo Ingin Himbara Tak Hanya Kejar Laba

{{caption}}
Stasiun JIS Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Perjalanannya

{{caption}}
Biaya Produksi Naik, Pemerintah Tahan Harga Minyakita

{{caption}}
Jakarta Light Festival di Kota Tua Diserbu 25 Ribu Pengunjung

Topik Terkait
{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
IHSG Masih Tertahan, Investor Menanti Arah BI Rate

Menjelang pengumuman BI Rate, pasar saham biasanya mengadopsi sikap defensif.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Ini Alasannya

Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah

{{caption}}
Dampak Konflik Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga 4,75% di Maret 2026

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, yaitu BI Rate, di angka 4,75 persen pada bulan Maret 2026.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Desember 2025

Bank Indonesia menahan BI-Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025 sambil merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 menjadi sekitar 3,2 persen.

{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,5 Persen

Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di Level 6,00 Persen

Diharapkan kinerja mata uang Rupiah terhindar dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik.

{{caption}}
Hadapi Gejolak Global, Gubernur Bank Indonesia Fokus Jaga Stabilisasi Kurs Rupiah

Pada bulan November 2024, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level enam persen.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
FOTO: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6,25 Persen, Ini Alasannya

Keputusan mempertahankan suku bunga ini bertujuan menjaga aliran masuk modal asing dan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.

{{caption}}
Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Keputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

{{caption}}
BI Rate Naik, Luhut: Justru Bagus, Fundamental Ekonomi Kita Baik

Luhut mengingatkan untuk tetap memperhatikan beberapa hal, sebab perang di Selat Hormuz belum berakhir.

{{caption}}
BI Rate Naik, Tantangan Industri Pengelolaan Investasi Bertambah

Direktur STAR Asset Management, I Nengah Sukerja mengatakan, kenaikan BI-Rate tersebut menambah tantangan bagi industri pengelolaan investasi.

{{caption}}
Bank Indonesia Tiba-tiba Naikkan Suku Bunga Acuan, Pengamat: Langkah Tepat untuk Selamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen memperkuat daya tarik aset rupiah, membantu menahan arus keluar modal asing.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Meski BI Rate Naik, PIK 2 Tetap Pede Bisa Capai Marketing Sales Rp4,3 Triliun

Christy menjelaskan bahwa saat menyusun target bisnis pada awal 2026, perseroan belum memasukkan skenario kenaikan suku bunga yang cukup agresif.

{{caption}}
Suku Bunga BI Tetap 4,75% di Januari 2026, Ini Pertimbangannya

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan alasan di balik keputusan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 4,75%.

{{caption}}
Resmi, Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan 4,75% hingga Oktober 2025

Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menjaga suku bunga fasilitas deposito pada angka 3,75 persen dan suku bunga fasilitas pinjaman di level 5,5 persen.

{{caption}}
The Fed dan Bank Indonesia Kompak Turunkan Suku Bunga, Begini Dampak Bakal Dirasakan

Kesamaan arah kebijakan dua bank sentral besar ini menandakan adanya tren global menuju penurunan suku bunga.

{{caption}}
Ternyata Ini Penyebab Suku Bunga Kredit Tak Turun Meski BI Rate Sudah Turun 6 Kali Selama Pemerintahan Prabowo

Keberadaan special rate untuk deposan besar menjadi faktor utama mengapa suku bunga deposito sulit turun signifikan.

{{caption}}
Bank Indonesia Telah Turukan Suku Bunga Acuan 6 Kali di Era Prabowo-Gibran

Perry menegaskan, kebijakan moneter kali ini ditempuh dengan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas inflasi dan dorongan ekonomi.