Stabilitas Keuangan
-
News •Bank BUMN Motor Ekonomi Berkelanjutan: Penguatan Fundamental Kunci Pembangunan NasionalBank BUMN didorong untuk memperkuat fundamental dan kapasitas bisnis, mendukung pembangunan nasional, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara.
-
News •Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga KeseimbanganKepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.
-
News •Perbankan Nasional Perkuat Prudential Measures Hadapi Risiko Geopolitik GlobalIndustri perbankan Indonesia memperketat prudential measures, termasuk manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian, guna menghadapi meningkatnya risiko geopolitik global dan menjaga stabilitas ekonomi domestik.
-
Ekonomi •Kinerja Sektor Keuangan Sulteng 2025 Stabil Positif, OJK Catat Pertumbuhan Aset dan DPKOtoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja sektor keuangan Sulteng 2025 menunjukkan stabilitas dan pertumbuhan positif. Simak detail aset perbankan, DPK, hingga pembiayaan yang meningkat.
-
News •Cadangan Devisa Indonesia Februari 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Ketahanan Tetap KuatBank Indonesia mencatat posisi Cadangan Devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 mengalami penurunan, namun masih berada di level tinggi dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
-
News •Bank Sentral UEA Tegaskan Ketahanan Sektor Perbankan Siap Hadapi Gejolak RegionalGubernur Bank Sentral UEA, Khaled Mohamed Balama, memastikan **ketahanan sektor perbankan UEA** tetap prima dan siap menghadapi berbagai gejolak regional, menjadikannya pusat keuangan terkemuka.
-
Ekonomi •Masyita Crystallin Pindah Tugas ke Danantara, Kemenkeu Harap Sinergi Kebijakan dan Investasi MenguatMasyita Crystallin Pindah Tugas dari Dirjen SPSK Kemenkeu ke Danantara Investment Management. Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi kebijakan dan investasi nasional.
-
Politik •DPR Jamin Pembahasan RUU PPSK Penuhi Unsur 'Meaningful Participation' PublikKomisi XI DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) akan melibatkan 'meaningful participation' dari berbagai pihak, demi memperkuat fondasi sistem keuangan nasional dan menjawab dinamika digitalisasi.
-
Ekonomi •OJK Perkuat Pengawasan Perbankan untuk Kontribusi Ekonomi NasionalOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengawasan perbankan demi menjaga stabilitas dan meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional, menghadapi kompleksitas aktivitas dan digitalisasi.
-
News •OJK Tunjuk Komisaris Interim Friderica dan Hasan Fawzi untuk Jaga StabilitasOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi sebagai komisaris interim efektif 31 Januari 2026. Penunjukan ini menjaga stabilitas OJK setelah pejabat senior mengundurkan diri.
-
Ekonomi •OJK Tetapkan Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi dalam Pergantian Pimpinan OJKOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi sebagai anggota Dewan Komisioner pengganti, menyusul pengunduran diri sejumlah pimpinan OJK, memastikan kesinambungan dalam Pergantian Pimpinan OJK.
-
Ekonomi •Pasar Modal Butuh Kejelasan Arah Usai Pengunduran Diri Petinggi OJK-BEIPengunduran diri sejumlah petinggi OJK dan BEI secara beruntun memicu spekulasi di pasar. Simak mengapa **Kejelasan Pasar Modal Pasca Pengunduran Diri OJK BEI** sangat krusial untuk meredam sentimen negatif dan menjaga kepercayaan investor.
-
Ekonomi •Pengunduran Diri Mirza Adityaswara Tak Goyahkan Tugas Regulator OJKOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan pengunduran diri Mirza Adityaswara sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner tidak akan mempengaruhi tugas regulator dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.
-
Ekonomi •LPS Targetkan Penurunan Porsi Simpanan Berbunga di Atas TBP hingga 33 PersenLembaga Penjamin Simpanan (LPS) menargetkan penurunan porsi nominal simpanan berbunga di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) menjadi 33 persen pada akhir Desember 2025. Simak strategi LPS dalam menjaga stabilitas perbankan.
-
Ekonomi •OJK Minta Sektor Jasa Keuangan Cermati Risiko Konflik AS-Venezuela Jangka PanjangOtoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta sektor jasa keuangan terus mencermati potensi risiko akibat konflik AS-Venezuela, meskipun dampak jangka pendek belum terlihat, demi stabilitas ekonomi dan keuangan Indonesia.
-
Ekonomi •Kinerja Industri BPR-BPRS Tumbuh Stabil Sepanjang 2025, OJK Perkuat PengawasanOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat **kinerja industri BPR-BPRS** tetap menunjukkan pertumbuhan yang stabil sepanjang 2025, meskipun ada penutupan tujuh bank. Bagaimana OJK menjaga stabilitas sektor ini?
-
Ekonomi •Festival LPS Warna dari Timur: Dorong Kebangkitan Ekonomi KTI dan Literasi KeuanganLembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar Festival LPS Warna dari Timur di Makassar, sebuah inisiatif strategis untuk membangkitkan ekonomi Kawasan Timur Indonesia (KTI) serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menabung di bank.
-
Ekonomi •OJK Proyeksikan Pertumbuhan Kredit 2026 Meningkat, Didorong Penurunan Suku Bunga GlobalOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit 2026 akan sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga global dan domestik yang memicu permintaan kredit.
-
Ekonomi •OJK Pastikan Ruang Kredit Produktif Terjaga, Undisbursed Loan Moderasi Sinyal PositifOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan ruang kredit produktif perbankan nasional tetap terjaga, seiring moderasi undisbursed loan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi.
-
Ekonomi •Penyaluran Kredit Bali Nusra Tumbuh 8 Persen, Sektor Produktif Jadi Tulang Punggung Ekonomi RegionalOJK mencatat penyaluran kredit Bali Nusra melonjak 8 persen per Oktober 2025, didominasi sektor produktif, menunjukkan kepercayaan ekonomi regional yang kuat.