Simpatisan Janji Keliling Alun-Alun Pakai Pampers Jika Sudewo Bebas
Massa yang datang berasal dari berbagai kawasan di Pati, mulai dari wilayah barat, timur, utara, hingga selatan.
Ahmad Husein, salah seorang simpatisan mantan Bupati Pati, Sudewo, hadir bersama massa pendukung di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/6). Mereka datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati untuk menyampaikan dukungan sekaligus berharap Sudewo dapat dibebaskan dan kembali memimpin daerah tersebut.
Menurut Husein, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan masih besarnya dukungan terhadap Sudewo. Massa yang datang berasal dari berbagai kawasan di Pati, mulai dari wilayah barat, timur, utara, hingga selatan.
Dalam aksi tersebut, Husein mengaku memiliki nazar yang akan ia tunaikan apabila Sudewo dibebaskan.
“Aku punya nazar. Kalau Pak Sudewo bebas, saya berkeliling alun-alun pakai pampers. Itu sebagai bentuk kebahagiaan kalau Pak Sudewo bebas dan bisa membangun Kota Pati lagi,” kata Ahmad Husein.
Pakai Pampers
Ia menjelaskan, saat menjalankan nazarnya nanti dirinya hanya akan mengenakan pakaian bagian atas dan pampers. Menurutnya, hal tersebut bukan bentuk merendahkan diri, melainkan ekspresi kesungguhan dukungannya kepada Sudewo.
“Iya, hanya pakai pampers saja, tanpa baju. Ini bukan saya merendahkan diri, tapi bukti kalau saya benar-benar sayang sama Pak Sudewo,” ungkapnya.
Husein menilai Sudewo masih menjadi sosok yang dinantikan oleh sebagian masyarakat Pati, terutama terkait pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan aspirasi yang disampaikan para pendukung.
"Karena beliau sudah dinanti-nanti masyarakat Pati terkait pembangunan. Saat ini, pembangunan di Pati tidak seperti saat Pak Sudewo masih menjabat. Semoga saja Pengadilan Tipikor Semarang mendengarkan jeritan masyarakat yang berharap Pak Sudewo segera dibebaskan,” jelasnya.
Terharu Dapat Lambaian Tangan Sudewo
Husein mengaku masih merindukan sosok Sudewo. Ia bahkan mengaku terharu ketika sempat mendapat lambaian tangan dari Sudewo yang berada dalam pengawalan.
Momen tersebut, menurutnya, semakin menguatkan dukungannya dan membuat dirinya tidak ingin Sudewo menghadapi proses hukum seorang diri.
Ia juga menegaskan bahwa dukungannya tidak berubah karena menilai kepemimpinan Sudewo selama menjabat telah memberikan dampak terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Tidak seperti pemimpin 10 tahun sebelumnya,” pungkasnya.