Ratusan Warga Lampung Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG
Selain mendukung mereka juga mendesak pemerintah memperkuat pengawasan dalam pelaksanaannya.
Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung Makan Bergizi Gratis (AMAL MBG) menggelar aksi damai di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (22/6).
Aksi ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak pemerintah memperkuat pengawasan dalam pelaksanaannya.
Manajer Aksi MBG Charity, Isnan Subkhi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas generasi masa depan.
"Aksi damai ini bertujuan menyampaikan aspirasi secara tertib, santun dan konstruktif agar program-program strategis nasional yang berpihak kepada rakyat dapat terus berjalan, diperbaiki tata kelolanya, dan diperluas manfaatnya," katanya.
Mengingatkan Soal Praktik Korupsi
Menurutnya, Program MBG berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, pelajar, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan. Program ini diyakini mampu dalam mendukung peningkatan kesehatan, pertumbuhan, dan kualitas pendidikan generasi muda.
Meski begitu, pihaknya tetap mengingatkan agar pelaksanaannya terbebas dari adanya praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat.
"Korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat, khususnya anak-anak, untuk mendapatkan makanan bergizi yang layak," jelas Isnan.
Enam Tuntutan
Dalam aksinya, terdapat enam tuntutan yang disampaikan, yakni Pertama, mempertahankan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas nasional dan memperluas cakupannya agar menjangkau seluruh kelompok sasaran secara merata.
Kedua, mengusut tuntas dan mengadili setiap pihak yang terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran maupun pelanggaran dalam pelaksanaan program tanpa pandang bulu.
Ketiga, melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program guna memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
"Adanya tindakan sanksi tegas bagi siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran, memperkuat pengawasan publik dengan melibatkan masyarakat serta lembaga pengawas, dan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak menerimanya," lanjutnya Isnan.
Ela, salah satu penerima manfaat, menegaskan keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang disiapkan pemerintah, tetapi juga oleh integritas seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya.
"Kami percaya keberhasilan Program MBG ditentukan oleh transparansi, integritas, dan komitmen bersama untuk memastikan program ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Ela berharap agar program MBG dapat dilanjutkan dan tidak ditutup dengan alasan memilik banyak manfaat bagi banyak orang.
"Pokoknya MBG harus tetap lanjut, lanjut dan lanjut. Jadi kan ini merupakan peluang untuk ibu-ibu. Kemudian anak-anak juga dikasih makan gratis. Gitu aja sih dan pokoknya kita sebagai pendukung enggak mau MBG ditutup," ucapnya.