Massa yang menamakan diri dari Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Aksi dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pantauan Liputan6.com, massa aksi sudah ramai berkumpul di kawasan Patung Kuda sekira pukul 02.00 WIB dan kompak mengenakan baju serba putih. Imbas aksi ini, satu lajur Jalan Medan Merdeka Selatan menuju arah Gambir ditutup.
"Jadi kita ada beberapa hal yang mau kita suarakan, salah satunya adalah mendukung program pemerintah, yaitu program MBG, Makan Bergizi Gratis. Kenapa? Karena kita melihatnya kalau di Jakarta itu berjalan dengan baik gitu loh, ya, lancar tanpa ada sesuatu kendala apapun," kata Yadi, salah satu warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta.
Selain itu, massa aksi juga menyuarakan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi serta meminta pemerintah tetap melanjutkan program MBG meski belakangan muncul berbagai kritik dan polemik terkait pelaksanaannya.
Menurut dia, kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pihak tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan MBG. Ia menegaskan, pihaknya mendukung penegakan hukum terhadap pelaku korupsi, namun meminta program MBG tetap diteruskan.
"Makanya kita tuntutannya koruptor wajib ditangkap. Akan tetapi, untuk program MBG harus dilanjutkan sesuai dengan program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak kita," ujarnya.
Advertisement
Yadi menyebut dukungan terhadap MBG tersebut muncul karena masyarakat telah merasakan manfaat program tersebut. Ia menilai penghentian program justru akan merugikan kelompok penerima manfaat yang selama ini telah menikmati fasilitas tersebut.
"Kalau ditutup, ini kan sudah berjalan, dan anak-anaknya juga sudah menikmati gitu loh. Kalau menurut saya gitu loh, kita dari awal mendukung program MBG," katanya.
Lebih lanjut, ia juga menanggapi kelompok yang sebelumnya menyuarakan penolakan terhadap program MBG dan mengusulkan agar anggarannya dialihkan ke sektor lain, termasuk pendidikan. Yadi bilang, persoalan dugaan korupsi harus dipisahkan dari keberlanjutan program MBG.
"Kalau koruptor wajib ditangkap, tinggal sistemnya saja saling mengawasi satu sama lain. Masyarakat juga kalau saya pikir harus mengawasi juga, kan gitu loh," ucap Yadi.
Advertisement
Lebih lanjut, ia meminta agar pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN), memperkuat sistem pengawasan agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai prosedur dan terhindar dari penyimpangan.
"Yang terpenting adalah pemerintah khususnya di lingkaran BGN harus benar-benar mengawasi dengan sistem yang baik dan benar sesuai dengan SOP, dan masyarakat pun harus mengawasi," katanya.
Berdasarkan pernyataan sikap yang disampaioan dalam aksi tersebut, Aliansi Masyarakat Jakarta juga total mempunyai tiga tuntutan utama, yakni mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo untuk melanjutkan MBG, mendukung penindakan tegas terhadap koruptor beserta jaringan pendukungnya, serta menyatakan komitmen mengawal program-program prioritas pemerintah.