Pemerintah Kabupaten Bulungan menegaskan komitmennya untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah hingga ke tingkat desa. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 yang mendorong transformasi digital di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan penuh diberikan kepada Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bulungan.
Komitmen ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulungan, Risdianto, saat mewakili Bupati Bulungan dalam acara High Level Meeting (HLM) TP2DD Semester I Tahun 2026. Acara penting tersebut diselenggarakan di Kantor Bupati Bulungan, Tanjung Selor, pada Senin (14/4). Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk membahas langkah-langkah konkret digitalisasi.
Inisiatif ini bertujuan agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bulungan. Transformasi digital diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sinergi berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Advertisement
Advertisement
Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan, Risdianto, menekankan bahwa upaya percepatan dan perluasan digitalisasi harus dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Digitalisasi tidak hanya fokus di tingkat kabupaten, tetapi juga harus menjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Tujuannya adalah agar manfaat teknologi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Bulungan secara adil dan merata.
Dukungan penuh Pemkab Bulungan kepada TP2DD diharapkan dapat memperkuat peran strategis tim dalam mendorong Digitalisasi Bulungan dan transaksi keuangan daerah. Inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat. Ekosistem ini diharapkan inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulungan, Zulkifli Salim, yang juga Sekretaris TP2DD Kabupaten Bulungan, menjelaskan bahwa HLM TP2DD adalah agenda rutin. Kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden, sehingga harus dilaksanakan dari pusat hingga ke daerah. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan digitalisasi secara nasional.
Advertisement
Advertisement
Risdianto menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Kaltara atas dukungan dan sinergi yang terjalin baik dengan Pemkab Bulungan. Kolaborasi ini sangat penting dalam mendorong implementasi transaksi keuangan digital di daerah. Kemitraan strategis ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan digitalisasi.
Selain itu, Risdianto juga mengharapkan peran aktif dari seluruh pimpinan cabang perbankan di Bulungan. Perbankan didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung transaksi non tunai. Inovasi dalam menyediakan berbagai kanal pembayaran digital yang cepat, mudah, dan terjangkau sangat dibutuhkan.
Kanal pembayaran digital ini penting bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun unit-unit pelayanan publik. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan secara digital. Peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) menjadi salah satu target utama yang ingin dicapai melalui sinergi ini.
Advertisement
Advertisement
Meskipun demikian, Pemkab Bulungan menyadari bahwa masih ada berbagai tantangan dalam memperluas implementasi digitalisasi di masa mendatang. Tantangan tersebut mencakup aspek infrastruktur yang memadai, peningkatan literasi masyarakat terkait digitalisasi, serta optimalisasi pemanfaatan kanal pembayaran non tunai. Semua pihak perlu bekerja sama untuk mengatasinya.
Dengan sinergi dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait, Pemkab Bulungan yakin mampu menjawab berbagai tantangan tersebut. Keberhasilan ini akan membawa Kabupaten Bulungan menuju pencapaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang lebih tinggi, mengukuhkan upaya Digitalisasi Bulungan. Peningkatan ETPD akan semakin memperkuat ekosistem digital.
HLM TP2DD Semester I ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk perwakilan pemerintahan, perbankan, dan pihak swasta. Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama dalam percepatan perluasan digitalisasi keuangan daerah. Tujuannya adalah mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih maju, transparan, dan efisien.
Advertisement
Sumber: AntaraNews