Menko Muhaimin: Koperasi Desa Merah Putih Kunci Kemandirian Pangan dan Pengentasan Kemiskinan

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan peran strategis Koperasi Desa Merah Putih dalam menggerakkan ekonomi nasional, mencapai kemandirian pangan, dan menuntaskan kemiskinan ekstrem.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menko Muhaimin: Koperasi Desa Merah Putih Kunci Kemandirian Pangan dan Pengentasan Kemiskinan
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan peran strategis Koperasi Desa Merah Putih dalam menggerakkan ekonomi nasional, mencapai kemandirian pangan, dan menuntaskan kemiskinan ekstrem. (AntaraNews)

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya peran Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) sebagai kekuatan utama dalam menggerakkan perekonomian nasional. Pernyataan ini disampaikan setelah audiensi dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta pada Senin, 13 April 2026.

Pemerintah berupaya menguatkan Kopdes MP untuk mencapai kemandirian pangan dan energi, sejalan dengan target Presiden. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, memproduksi serta memenuhi pasar domestik secara mandiri.

Kunjungan Menko Muhaimin ke Menteri Koperasi bertujuan meningkatkan koordinasi antar kementerian. Koordinasi ini vital untuk memastikan keberadaan dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan optimal dalam mencapai tujuan-tujuan strategis negara.

Abdul Muhaimin Iskandar menambahkan, Kopdes Merah Putih memiliki peran krusial dalam pemberdayaan masyarakat dan upaya penanggulangan kemiskinan. Inisiatif ini menjadi bagian integral dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk menurunkan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun ini. Selain itu, target penurunan kemiskinan secara nasional di bawah lima persen juga dicanangkan untuk tahun 2029.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan terus bekerja keras mendorong koperasi agar tumbuh dan bergerak menjadi kekuatan ekonomi. Koperasi diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengatasi kemiskinan, sehingga tujuan nol persen kemiskinan ekstrem tahun ini dan maksimal lima persen pada 2029 dapat terealisasi.

Demi mewujudkan target-target tersebut, pemerintah secara konsisten mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar bertransformasi menjadi pusat-pusat ekonomi masyarakat. Hal ini mencakup pengembangan berbagai produk, mulai dari produk lokal berbasis desa, hasil pertanian, hingga produk ekonomi kreatif.

Produk-produk ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar dari tingkat lokal hingga nasional, menciptakan sirkulasi ekonomi yang kuat di tingkat akar rumput. Dengan demikian, potensi ekonomi desa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan bersama.

Gerai-gerai yang ada di bawah naungan koperasi diharapkan menjadi sarana vital bagi tumbuh kembangnya pemberdayaan produktivitas lokal dan ekonomi masyarakat. Pemerintah juga berupaya agar koperasi mampu menjadi off-taker atau penyerap seluruh produk pangan dan pertanian, termasuk gabah dan jagung, bahkan di bawah harga acuan penjualan (HAP), serta menjadi agen penyalur LPG, beras Bulog, pupuk, dan minyak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi