Kepolisian dan Desa Sukomulyo Siapkan 10 Hektare Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan IKN
Kolaborasi strategis antara Kepolisian dan Pemerintah Desa Sukomulyo di Sepaku menyiapkan 10 hektare lahan untuk ditanami jagung hibrida, mendukung Swasembada Pangan IKN dan ketahanan nasional. Simak detailnya!
Kepolisian Republik Indonesia berkolaborasi aktif dengan Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional. Kolaborasi ini diwujudkan melalui persiapan lahan seluas sekitar 10 hektare yang akan ditanami jagung hibrida. Langkah ini merupakan bagian integral dari agenda strategis pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang memadai, terutama di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Inisiatif ini menegaskan komitmen berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah pesatnya pembangunan IKN sebagai pusat perhatian nasional. Lahan yang disiapkan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Desa Sukomulyo yang secara geografis berada dalam kawasan IKN. Program penanaman jagung ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga sebagai demonstrasi sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Rencana penanaman jagung hibrida di lahan seluas 10 hektare ini dijadwalkan akan dimulai pada Mei 2026. Saat ini, proses pembersihan lahan sedang berlangsung dengan melibatkan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sepaku. Persiapan matang ini diharapkan dapat menciptakan kondisi optimal bagi pertumbuhan jagung hibrida, yang pada akhirnya akan berkontribusi signifikan terhadap pencapaian target swasembada pangan.
Kolaborasi Strategis untuk Ketahanan Pangan IKN
Keterlibatan kepolisian dalam program penanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda strategis nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara, menyatakan bahwa program tanam jagung adalah bagian dari langkah pemerintah memastikan kesiapan sektor pangan di wilayah penyangga IKN. Kawasan ini kini menjadi pusat perhatian nasional, sehingga ketahanan pangannya menjadi prioritas utama.
Kerja sama antara Kepolisian dan Pemerintah Desa Sukomulyo menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga negara dan komunitas lokal. Hal ini penting untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan produktif. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi ketersediaan pangan, tetapi juga bagi perekonomian masyarakat setempat.
Persiapan Lahan dan Target Penanaman Jagung Hibrida
Lahan seluas 10 hektare yang disiapkan untuk penanaman jagung hibrida ini adalah milik Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, yang berlokasi di dalam kawasan IKN. Saat ini, lahan tersebut masih dalam proses pembersihan intensif. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sepaku diterjunkan langsung untuk melakukan pembersihan lahan agar memudahkan proses pengolahan selanjutnya.
Kapolsek Sepaku, AKP Syarifuddin, menjelaskan bahwa lahan masih dalam proses persiapan dan pembersihan agar memudahkan saat proses pengolahan lahan. Rencananya, lahan ini akan ditanami jagung hibrida pada Mei 2026. Pemilihan jagung hibrida didasarkan pada potensi hasil panen yang lebih tinggi dan kualitas yang baik, mendukung target swasembada pangan.
Peran Kepolisian dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional
Pemanfaatan lahan milik Pemerintah Desa Sukomulyo merupakan upaya kepolisian dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Inisiatif ini tidak hanya terbatas pada satu lokasi, karena Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara juga telah menjalin kerja sama dengan Badan Bank Tanah.
Kerja sama ini bertujuan menyediakan lahan tanam jagung seluas lebih kurang 25 hektare. Lahan tambahan ini akan dimanfaatkan oleh petani di kabupaten setempat, memperluas jangkauan program ketahanan pangan. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai kemandirian pangan di seluruh wilayah, khususnya di sekitar IKN.
Sumber: AntaraNews