suku bunga
-
Ekonomi •Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 PersenSuku bunga deposit facility diputuskan untuk tetap pada level 4,75 persen. Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan untuk tetap pada level 6,5 persen.
-
Ekonomi •LPS Naikkan Batas Bunga Tabungan Dijamin Jadi 3,75 Persen Mulai Juli 2026Tingkat cakupan penjaminan simpanan tetap terjaga dan berada jauh di atas mandat Undang-Undang, yaitu melebihi 90 persen dari total rekening nasabah.
-
News •Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga KeseimbanganKepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.
-
Ekonomi •BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.
-
Ekonomi •Meski BI Rate Naik, PIK 2 Tetap Pede Bisa Capai Marketing Sales Rp4,3 TriliunChristy menjelaskan bahwa saat menyusun target bisnis pada awal 2026, perseroan belum memasukkan skenario kenaikan suku bunga yang cukup agresif.
-
Ekonomi •Kenaikan BI Rate 5,50 persen: Sektor Mana yang Paling Terpengaruh?Sektor properti menjadi salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian investor setelah keputusan Bank Indonesia.
-
Ekonomi •Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar RupiahKeputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
-
Ekonomi •Instrumen SRBI Capai Rp 885,41 triliun, BI Yakin Rupiah Tetap StabilBank Indonesia melaporkan posisi SRBI mencapai Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate dipertahankan di angka 4,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.
-
Ekonomi •BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Ini AlasannyaLangkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah
-
Ekonomi •Analis: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Investasi di Indonesia Bisa Kehilangan Daya TarikSelama kondisi ekonomi belum memberikan ruang yang cukup kuat untuk perubahan kebijakan, maka BI cenderung akan mempertahankan suku bunga.
-
Ekonomi •The Fed Tahan Suku Bunga, Ini Alasan Bank Sentral AS Pertahankan KebijakanThe Fed, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian inflasi dan dampak perang di Iran terhadap ekonomi global.
-
Ekonomi •Dampak Konflik Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga 4,75% di Maret 2026Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, yaitu BI Rate, di angka 4,75 persen pada bulan Maret 2026.
-
News •IHSG Berpotensi Variatif Hari Ini di Tengah Sentimen Domestik dan Global yang KuatIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak variatif hari ini, dipengaruhi oleh sentimen domestik dan global yang menarik perhatian investor.
-
Ekonomi •Kurs Rupiah Dibayangi Rilis Inflasi AS: Pasar Menanti Sinyal The FedKurs Rupiah bergerak terbatas di tengah fokus pasar menanti rilis data inflasi AS yang akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed, memicu ketidakpastian investor.
-
Ekonomi •BI Siaga Suku Bunga Tetap Tinggi, Meskipun Trump Sudah Ganti Bos The FedDestry melihat, sosok Kevin Warsh sebagai bos baru The Fed tampaknya tidak akan begitu saja mengikuti keinginan Trump untuk segera menurunkan Fed Funds Rate.
-
Ekonomi •Mobil Harga 300 Jutaan Masih Jadi Pilihan Utama Masyarakat, BCA Finance Ungkap AlasannyaBCA Finance mengungkapkan segmen mobil harga 300 jutaan hingga 500 jutaan tetap primadona masyarakat, terutama dengan penawaran menarik di pameran dan program diskon.
-
Ekonomi •Bank Indonesia Buka Ruang Kembali Pangkas Suku BungaBank sentral berkomitmen untuk melaksanakan dan merumuskan bauran kebijakan, demi menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
-
Ekonomi •Rupiah Dekati Rp17.000, Analis Prediksi BI Tak Ubah BI-RateAnalis memperkirakan BI menahan suku bunga acuan 4,75% demi menjaga stabilitas rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS.
-
Ekonomi •Danantara Siap Bawa RI Tumbuh Maksimum 2026: Sinergi Fiskal dan Moneter Jadi KunciDanantara Indonesia, bersama kebijakan fiskal dan moneter, bersiap mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mencapai level maksimum pada tahun 2026. Simak strategi kunci yang diusung untuk akselerasi ekonomi ini.
-
Ekonomi •Kinerja Perbankan 2026 Diproyeksikan Solid, OJK Ungkap Pertumbuhan Kredit StabilOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan **kinerja perbankan 2026** akan tetap solid, didukung pertumbuhan kredit dan DPK yang stabil serta kualitas aset yang terjaga.